Ini Besaran Uang Ganti di 'Desa Miliarder' Kuningan yang Warganya Borong Kendaraan

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 17:00 WIB
Rupanya, desa miliarder ada juga di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Warga Desa Kawungsari yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan ini memborong ratusan sepeda motor setelah mendapat uang ganti untung.
Warga Desa Kawungsari Kuningan yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan ini ramai-ramai membeli sepeda motor setelah mendapat uang ganti untung. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom).
Kuningan -

Warga di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi soroton publik. Desa tersebut saat ini dijuluki 'desa miliarder' dan warganya memborong sepeda motor serta mobil. Hal itu tidak terlepas dari adanya pembangunan Bendungan Kuningan.

Pembangunan Bendungan Kuningan membuat 362 kepala keluarga di Desa Kawungsari harus merelakan rumah dan lahannya dibeli pemerintah guna melancarkan proyek nasional tersebut. Kepala Desa Kawungsari Kusto mengatakan ada 386 bidang tanah beserta bangunan milik warga yang dibeli pemerintah. Dari total bidang tanah itu, menurut Kusto, baru 279 bidang yang telah mendapat uang ganti untung senilai 149 miliar.

"279 bidang sudah cair nilainya 149 miliar. Sisanya masih menunggu pembayaran karena ada beberapa hal yang masih belum lengkap berkasnya," kata Kusto saat ditemui detikcom di kantornya, Senin (22/2/2021).

Menurutnya, uang ganti untung yang diberikan kepada warga jumlahnya berbeda-beda, tergantung dari bidang tanah dan bangunan yang dimiliki. "Yang terkecil itu warga nerima uang ganti untuk Rp 150 juta. Yang paling banyak ada hampir mencapai 1,6 miliar. Kalau saya sendiri dapat Rp 700 juta, tapi saya termasuk yang belum cair uangnya," ujar Kusto.

Proses pencairan uang ganti untung ini ditargetkan rampung sebelum Juli 2021. Sebab di bulan itu, Bendungan Kuningan mulai diisi air dan warga Kawungsari harus pindah ke tempat relokasi yang sudah disediakan.

"Kalau bendungan itu aktifnya Juli, jadi sebelum itu harusnya sudah selesai pembayaran ganti untungnya," ucap Kusto.

Sekadar diketahui, warga Desa Kawungsari berbondong-bondong membeli kendaraan mulai dari sepeda motor hingga mobil. Tercatat hingga hari ini sudah lebih dari 300 unit sepeda motor dan 30 mobil yang dibeli warga secara tunai.

Nurmadin (50), warga setempat, mengaku mendapat uang ganti untung hasil menjual rumah dan sawahnya. Ia mendapatkan Rp 400 juta.

"Dapat Rp 300 juta untuk rumah dan Rp 100 juta untuk sawah. Saya kemarin beli motor cash Rp 24,5 juta. Sisanya saya tabungin," ujar Nurmadin.

Simak video 'Warga 'Desa Miliarder' Kuningan Borong 300 Motor-30 Mobil':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)