Ribuan Personel TNI-Polri di Jabar Diterjunkan Lacak Pasien COVID-19

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 13:31 WIB
TNI-Polri dikerakan melakukan pelacakan pasien Corona di Jabar
TNI-Polri dikerakan melakukan pelacakan pasien Corona di Jabar (Foto: Istimewa)
Bandung -

Ribuan pasukan TNI-Polri mulai dikerahkan guna melakukan pelacakan atau tracing pasien COVID-19. Pasukan juga dikerahkan guna melancarkan proses vaksinasi.

"Ini juga bertujuan untuk mempercepat terlaksananya program Vaksinasi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dan akan mengerahkan 6.000 personel," ujar Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Rabu (10/2/2021).

Para pasukan itupun sudah dilakukan apel di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung pagi tadi. Apel dipimpin langsung oleh Pangdam. Adapun 6.000 pasukan TNI yang dilibatkan terdiri dari TNI AD 5.690, TNI AL 70 dan TNI AU 240 personel.

Nugroho menuturkan Kodam selaku pembina kewilayahan TNI di Jabar berkomitmen untuk terlibat dalam membantu program pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19. Salah satu upaya bantuan dengan cara mengoptimalkan prajurit yang dimiliki oleh Kodam III Siliwangi.

"Para Babinsa dengan tenaga kesehatan langsung terjun di lapangan untuk membantu mempercepat program vaksinasi, menelusuri dan mendata kasus-kasus aktif COVID-19 yang terjadi di masyarakat dimulai di tingkat RT dan RW serta juga menegakkan disiplin masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan," tutur Budi.

Pihaknya mengingatkan agar prajurit melaksanakan tugas tersebut secara disiplin dan profesional. Serta tetap menjaga soliditas antara instansi lain seperti Polri dan pemerintah daerah.

"Ini tugas mulia. Saya yakin dan percaya dengan bekal pengalaman dan keterampilan yang dimiliki, tugas besar ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Semoga upaya ini mempercepat penyelesaian berbagai masalah terkait dengan pademi COVID-19," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago menuturkan para tenaga vaksinator dsn tracer COVID-19 ini akan diberi pelatihan sebelum terjun ke lapangan.

"Calon tenaga vaksinator dan tracer COVID-19 sebelum diterjunkan ditempat kerjanya masing- masing akan diberi pelatihan menjadi tracer COVID-19. Selain itu juga telah menyediakan tenaga kesehatan sebagai vaksinator untuk mendukung program vaksinasi nasional," kata dia.

(dir/mud)