Polisi Cianjur Usut Dugaan Penimbunan BBM Ilegal di Gudang Terbakar

Ismet Selamet - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 10:48 WIB
Polisi Cianjur usut dugaan penimbunan BBM ilegal di gudang yang terbakar
Polisi Cianjur usut dugaan penimbunan BBM ilegal di gudang yang terbakar (Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Polisi selidiki dugaan penimbunan BBM di gudang di Desa Mayak Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang mengalami kebakaran, Kamis (4/2/2021) kemarin.

Diduga gudang tersebut menyimpan bahan bakar jenis pertalite yang akan dikirim untuk pengecer di wilayah selatan Cianjur.

Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai, mengatakan personel Polres dan Polsek sudah diperintahkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait insiden kebakaran tersebut.

Apalagi diduga di dalam gudang tersebut tersimpan BBM dengan jumlah banyak.

"Kami lakukan penyelidikan, karena dari keterangan sementara, BBM jenis pertalite itu akan dikirim untuk pengecer di Cianjur selatan," ujar Rifai, Jumat (5/2/2021).

Rifai mengatakan pihaknya akan menyelidik kaitan izin penyimpanan tersebut.

"Kita akan pastikan lagi apakah berizin atau tidak. Apalagi gudang itu bisa menyimpan BBM dengan jumlah yang cukup banyak. Kita akan koordinasi juga dengan pihak terkait," kata dia.

Jika tidak ada izin dan menyalahi aturan, lanjut Rifai, polisi akan memproses lebih lanjut. "Kalau dugaan penimbunan ini benar menyalahi aturan dan tanpa izin, akan kami proses lebih lanjut," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpan BBM di Desa Mayak Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ludes terbakar, Kamis (4/2/2021).

Beberapa kali ledakan juga terdengar dari dalam gudang saat kobaran api membesar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang terjadi pada pukul 10.30 Wib tersebut.

Informasi yang dihimpun, sehari sebelumnya gudang tersebut baru mendapatkan kiriman bensin. Dua truck tangki juga terparkir saat malam hari.

(mud/mud)