Rumah Korban Sriwijaya Air di Kota Serang Disatroni Maling

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 12:23 WIB
Rumah Korban Sriwijaya Air di Kota Serang Disatroni Maling
Warga menunjukkan internit jebol yang diduga akibat ulah maling. Rumah ini milik salah satu korban pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

Rumah yang ditinggali korban Sriwijaya Air, Arneta Fauzia(38), di Perumahan Lopang Indah, Kota Serang, Banten, disatroni maling. Sejumlah barang-barang milik korban dikabarkan hilang.

Arneta merupakan korban kecelakaan pesawat bersama anaknya, Foa Nuntius Zai bayi berumur di bawah satu tahun, Zurisya Zuar Zai (9) dan Umbu Kristin Zai (2). Arnet tinggal mengontrak di perumahan ini sejak beberapa bulan lalu.

Warga setempat, Opung (66), mengatakan informasi tempat tinggal korban disatroni maling dari pembantu yang biasa mengurus rumah, Sabtu (16/1) sore. Saat itu pembantu menginformasikan bahwa pintu belakang dalam keadaan terbuka.

"Kan rumahnya nggak ada kunci, kita periksa senter. Pintu belakang kebuka," ujar Opung saat ditemui di lokasi, Minggu (17/1/2021).

Sewaktu diperiksa RT dan warga, genting dan plafon rumah korban ternyata dijebol pelaku. Maling kemudian diduga keluar dari pintu belakang.

"Rumahnya rusak genteng 4 digeser, internit jebol," kata Opang.

Berdasarkan informasi dari pembantu, ada beberapa barang berharga yang diambil maling. Seperti sepeda anak-anak, tabung gas dan jemuran korban.

"Yang saya tahu sepeda anak-anak sepeda bayi sama tabung gas sama jemuran anduk. Televisi sama kulkas nggak diambil," ucap Opang.

Warga lain, Dudi (44), mengatakan pihaknya sudah menghubungi pemilik rumah. Karena yang warga tahu Arneta mengontrak di Perumahan Lopang Indah.

"Rumah juga dalam keadaan kosong kunci dibawa saudara korban," kata Opang.

Tonton juga 'Kesaksian Detik-detik Jatuhnya Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu':

[Gambas:Video 20detik]

(bri/bbn)