Kontak Erat Aa Umbara, Pengurus NasDem Bandung Barat Dirapid Antigen

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 17:42 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Bandung Barat -

Sejumlah pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Bandung Barat menjalani rapid test antigen buntut dari Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna yang dinyatakan positif COVID-19.

Para pengurus partai itu menjalani rapid test antigen di Masjid Ash Siddiq, lingkungan Kantor Pemkab Bandung Barat. Mereka dikategorikan sebagai kontak erat Aa Umbara.

Seperti diketahui Aa Umbara dinyatakan positif COVID-19 sekitar 13 hari yang lalu. Namun ternyata pada tanggal 4 Januari 2021, Aa Umbara sempat menghadiri kegiatan tahlilan 7 hari meninggalnya Sekjen DPD Nasdem Bandung Barat yang dihelat di Kantor DPD Nasdem KBB, Jalan Raya Purwakarta, Padalarang, KBB.

Jika Aa Umbara telah positif 13 hari yang lalu seperti yang disampaikan pula oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KBB Asep Sodikin, artinya Aa Umbara hadir ke acara tahlilan tersebut dengan status positif COVID-19.

"Rapid test antigen ini sebagai antisipasi, karena Pak Bupati yang juga ketua kami (DPD NasDem) positif COVID-19. Sebagai jaga-jaga saja, untuk memastikan kesehatan semua pengurus," ujar Wakil Ketua Bidang OKK DPD NasDem KBB Asep Ado.

Semua pengurus DPD NasDem KBB sempat kaget dan syok ketika mendengar kabar berita Bupati Aa Umbara positif COVID-19.

Pada kegiatan tahlilan tersebut, Aa Umbara yang hadir beserta istri cukup lama berada di kantor sekretariat. Dirinya melakukan komunikasi beserta para pengurus dan kader yang hadir.

"Waktu itu bupati datang sekitar jam 4.30 sore dan pulang jam 8 malam. Kita ngobrol biasa, tapi memang Pak Bupati tidak makan banyak. Dia juga sempat mengeluh kurang enak badan," tuturnya.

Berdasarkan data Labkesda KBB, pengurus DPD NasDem yang menjalani rapid test seharusnya sebanyak 16 orang. Namun hanya 15 orang yang datang pada pelaksanaan rapid test antigen tersebut.

"Berdasarkan hasil rapid test antigen ini semuanya negatif. Tadinya kalau ada yang positif akan ditindaklanjuti oleh tes PCR. Tapi alhamdulilah semua negatif," tutur Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto.

Selain kontak erat dari kegiatan tahlilan, pihaknya juga masih terus mengejar kontak erat terhadap Aa Umbara dari kegiatan lain yang sempat dihadirinya.

"Sebetulnya selama tidak kontak fisik langsung dengan beliau ya aman. Hanya saja untuk memudahkan tracing, semua yang bertemu Pak Bupati 13 hari lalu dikategorikan kontak erat," tegasnya.

Tonton juga video 'Zona Merah Covid-19 di Jabar Bertambah, Kini 6 Daerah':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)