Dilarang Pemerintah, FPI Karawang: Tinggal Bikin Front Pejuang Islam

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 16:09 WIB
Suasana kawasan Petamburan jelang kedatangan Habib Rizieq.
Massa FPI (Foto: Sachril/detikcom)
Karawang -

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Karawang Tomi Miftah Faried tak ambil pusing dengan keputusan pemerintah melarang aktivitas FPI. Ia menyatakan ribuan anggota dan simpatisan FPI Karawang bakal terus melaksanakan kegiatan mereka.

"Ancaman pembubaran dan pembekuan FPI sudah dari dulu. Kalau disuruh bubar, tinggal bikin nanti Front Pejuang Islam," kata Tomi melalui telepon, Rabu (30/12/2020).

Tomi mengatakan, jika nanti harus bubar, ia bakal membuat perkumpulan dengan nama baru. Adapun struktur kepengurusan menggunakan orang-orang lama. "Struktur kepengurusan akan masih tetap berjalan. Bahkan nanti, kami akan menerima anggota baru dan tidak akan dihentikan," tuturnya.

Menurut Tomi, tindakan pemerintah membubarkan FPI adalah berlebihan. Sebab, kata Tomi, aktivitas FPI Karawang kebanyakan adalah pengajian.

"Agenda terbanyak FPI Karawang itu pengajian. 90 persen kegiatan kita mengaji. Masa mau dibubarkan," kata Tomi.

Dia berujar, kegiatan pengajian FPI Karawang dilakukan mulai dari tingkat kampung, kecamatan hingga Kabupaten. "Kita akan tetap ngaji seperti biasa nggak terpengaruh. Terserah pemerintah melakukan apapun, kita akan tetap melakukan apa yang kita lakukan," tutur Tomi.

Selanjutnya
Halaman
1 2