Antre Cairkan Bansos Provinsi, Warga Padati Kantor Pos Bandung

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 16:29 WIB
Bandung -

Ribuan warga Kota Bandung memadati halaman gedung belakang Kantor Pos Bandung di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung pada Selasa (29/12/2020). Mereka mengantre untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos) provinsi tahap empat.

Pantauan detikcom, warga mengantre sambil menenteng berkas yang diperlukan untuk mengambil paket bansos tersebut. Dari informasi yang dihimpun hari ini sedikitnya empat ribu warga dari lima kelurahan yakni Kelurahan Cigereleng, Pungkur, Ciseureuh, Cikawao dan Sukapura.

Petugas membagi warga ke dalam lima antrean. Tak hanya dari lima kelurahan, warga yang belum mengambil paket bansos pada hari pembagian sebelumnya, juga mengambil paket bansos di tempat yang sama.

Alhasil antrean warga juga tak hanya terlihat di lantai bawah, namun juga terlihat di lantai atas. Asep Saeful (34), salah seorang penerima bantuan mengaku cukup khawatir dengan kerumunan warga yang datang. Kendati begitu, ia ikut mengantre karena membutuhkan dana segar.

"Ini keempat kalinya datang ke sini, takut sih lihat antrean tapi saya lagi butuh uang. Ke sini langsung karena arahan dari kelurahan, katanya datang langsung saja ke sini (ke Kantor Pos Bandung)," tutur Asep. Ia mengantre selama satu jam.

Sementara itu Fitri (35), warga lainnya mengaku cukup terbantu dengan adanya bansos ini. "Sekitar satu jam antre, alhamdulillah bisa membantu juga bansosnya," tuturnya.

Kepala Kantor Pos Bandung R Bagus M Yusuf mengatakan, pembagian bansos ini telah dilakukan sejak 22 Desember lalu. Pihaknya ditugaskan untuk membagikan 172 ribu paket bansos dalam jangka waktu enam hari.

"Maka dari itu kita lakukan mapping di masing-masing kelurahan, jadi di sini bercampur, selain dari lima kelurahan ada juga warga yang belum kebagian bansos di kelurahan," kata Bagus.

Terkait teknis pembagian, Bagus menyesuaikan dengan jumlah ruangan yang berada di Kantor Pos Bandung. Jadwal pembagian warga pun disesuaikan agar tak ada kerumunan warga.

"Hari ini terakhir, mudah-mudahan realisasi kita bisa tembus 90 persen. Kemarin baru 146 ribu, sudah 80 persennya," katanya.

Rencananya, pembagian bansos tahap IV ini akan dilangsungkan sampai habis antrean. "Sampai jam 24.00 WIB karena hari ini batasnya. Kalau tidak mengambil sekarang dananya hangus dan kita kembalikan lagi besok pagi," tuturnya.

Bansos ini didistribusikan kepada 1.903.383 Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) se-Jawa Barat. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar Dodo Suhendar mengatakan, ada sejumlah penyesuaian dalam bansos tahap IV. Salah satunya besaran nilai bansos menjadi Rp100 ribu dalam bentuk uang tunai.

Selain itu, pendistribusian bansos tahap IV dilakukan oleh PT Pos Indonesia, bank bjb, dan bank mandiri. "Dengan keterlibatan perbankan, diharapkan dapat mempercepat pendistribusian bansos kepada masyarakat," kata Dodo.

"Sebagai bukti, penerima bansos harus difoto dengan kartu identitas. Jika penerima sakit atau tidak bisa datang ke kantor kelurahan/desa, dapat diwakilkan dengan membawa kartu keluarga," imbuhnya.

(yum/mso)