447 Ribu Orang Kena Sanksi Pelanggaran Prokes di Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 13:36 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona (ilustrator: Edi Wahyono)
Serang -

Jajaran Polda Banten bersama personel gabungan telah melakukan penindakan ke 447.781 pelanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19 selama masa pandemi. Sanksinya mulai dari teguran lisan, tertulis, sanksi sosial hingga denda administrasi.

Kapolda Banten Irjen Fiandar menjelaskan operasi penindakan ini dibuat selama pandemi COVID-19 berdasarkan keputusan kepala daerah dan Peraturan Menteri Kesehatan. Aturan tersebut diterapkan untuk mendisiplinkan warga soal prokes mulai dari memakai masker hingga tidak berkerumun di tempat keramaian.

Untuk teguran lisan ada 328.849 orang yang ditindak oleh jajaran polda dan polres di daerah. Teguran tertulis 51.043 orang dan sanksi sosial, misalnya membersihkan jalan, push-up, sebanyak 69.828 orang. Selain itu ada juga denda administrasi kepada 61 orang.

"Pada umumnya dalam bentuk teguran karena belum ada satupun di Banten yang mengatur tentang Perda penegak protokol kesehatan, yang ada di kita peraturan kepala daerah di bawah Perda," kata Fiandar di Mapolda Banten, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Rabu (23/12/2020).

Personel selama operasi penerapan protokol ini dibantu oleh TNI, Satpol PP, Dishub, Tagana, hingga relawan. Para personel tidak menerapkan sanksi denda berupa uang selama operasi yang dijalankan sepanjang 2020 ini. Umumnya adalah bimbingan dan penerapan disiplin.

"Denda umumnya belum, karena memang masalah kondisi ekonomi sedang sulit," ujar Fiandar.

(bri/bbn)