Kaleidoskop 2020

Kisah Ipah Ditemani 'Gadis Baju Merah' dan Teror 'Gaib' di Rumah Horor

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Des 2020 22:21 WIB
Rumah Horor di Cianjur
Rumah horor di Cianjur. (Foto: istimewa).
Bandung -

Sepanjang tahun 2020 terjadi sejumlah peristiwa mistis yang terjadi di Jawa Barat. Percaya tak percaya, kejadian ini sempat membuat gempar karena keanehan demi keanehan yang di luar logika manusia.

Mulai dari benda-benda yang melayang dan terpontang-panting di sebuah rumah, hingga sosok gadis berbaju merah yang menemani seorang Nenek di pelosok Cianjur. Berikut ulasan kisah-kisah yang berkaitan yang hal gaib yang dihimpun detikcom dari keterangan saksi mata. Simak kisahnya.

1. Teror 'Kuyang'

Isu makhluk gaib serupa 'kuyang' meneror warga Baleendah, Kabupaten Bandung, masih menjadi perbincangan publik. Sejumlah pemburu hantu pun berdatangan menawarkan bantuan.

Warga RT 9 RW 2, Kampung Pengkolan, Kelurahan Wargamekar, Kabupaten Bandung, pada awalnya tidak begitu percaya akan keberadaan makhluk tersebut. Kejadian pertama dialami seorang warga yang baru saja pulang malam dan melihat penampakan 'kuyang' pada dua minggu lalu. Warga pun memberanikan diri mencari sosok yang meresahkan warga itu.

Bahkan, warga memburu 'kuyang' hingga ke kuburan berada di atas bukit yang tidak jauh dari pemukiman. "Sampai dikejar ke belakang rumah. Ramailah warga tuh, sampe masuk ke kuburan," kata salah satu warga, Andri Febriyana, Kamis (15/10).

Warga menjadi khawatir dan waspada. Isu makin meresahkan lantaran 'kuyang' disebut-sebut akan mengincar anak kecil dan ibu hamil.

"Pada awalnya nggak percaya ya, katanya ada penampakan di daerah Cikawung. Ternyata bukan hanya di satu tempat. Pas terakhir ada di tempat saya," ujar Andri.

Lokasi pemburuan 'kuyang' di Baleendah, Kabupaten Bandung.Lokasi pemburuan 'kuyang' di Baleendah, Kabupaten Bandung. (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom)

Sempat mereda selama seminggu, isu hantu 'kuyang' kembali mencuat pada Senin (12/10). Kabarnya seorang bocah melihat penampakan 'kuyang'. Anak kecil lainnya mengaku mengalami hal serupa di rumahnya.

Warga memutuskan untuk memburu sosok misterius tersebut. Mereka mengelilingi rumah, namun hasilnya nihil.

Aksi buru hantu itu pun direkam oleh Andri dan ia unggah di media sosial. Setelah video tersebut diunggah, banyak pemburu hantu yang siap mengatasi persoalan tersebut.

"Pas update di Facebook katanya langsung viral. Tapi udah saya hapus takut kesannya Desa Pengkolan jadi angker. Nah ada satu orang dari Ciwastra (Kota Bandung). Intinya dia menawarkan bantuan, datang ke rumah bada isya langsung bergerak ke makam yang di atas," ujar Andri.

Bukan hanya satu kali, Andri sempat dihubungi oleh sejumlah orang yang mengaku ingin membantu. Mereka mengklaim mengatasi kejadian menakutkan bagi warga itu. Percaya tak percaya, kabar adanya 'kuyang' ini masih melekat di telinga warga setempat.

Salah satu pemburu hantu yang datang ke Kampung Pengkolan mengklaim telah berhasil menangkap 'kuyang' yang meneror warga. Meski begitu, warga masih merasa was-was. Rupanya, dari keterangan salah satu warga, makhluk gaib yang menghantui warga bukan 'kuyang' melainkan jin yang menyerupai kuyang.

"Alhamdulillah waktu Selasa (13/20) malam sudah ada yang datang ke sini. Dia bareng satu warga yang bisa juga. Terus mereka kayak gerakan gitu, saya kurang paham. Dan katanya sudah dapat, terus juga bukan 'kuyang' model jin hitam yang mirip kayak kuyang," kata Andri.

Andri mengatakan gerakan sejenis ritual itu dilakukan di kawasan pemakaman yang berada tidak jauh dari pemukiman warga. Setelah berhasil ditangkap, si pemburu itu memasukkan 'kuyang' ke dalam sebuah botol. Kemudian dibakar oleh warga.

"Kemarin ada saksi beberapa warga. Si Aa itunya bilang kalo sekarang belum tahu apa beres atau belum, liat lima hari ke depan," ujar Andri.

Selain itu, warga lain yang ikut menyaksikan Ikin Sodikin mengatakan meskipun sudah dikatakan ditangkap sebagian warga masih merasa waswas. Warga pun dibuat resah karena banyak orang yang tidak dikenal masuk ke wilayah perkampungan mereka.

"Iya kebetulan saya lihat prosesnya saya juga yang bakar botol itu. Katanya mah sudah ditangkap pake botol itu. Tapi saya sama warga tetap waswas dan waspada biar enggak kecolongan," kata Ikin.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung mengimbau agar warga dapat menghindari perbuatan syirik.