Warga Diteror 'Kuyang', MUI Bandung: Hindari Perbuatan Syirik

Muhammad Iqbal - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 15:46 WIB
Lokasi pemburuan kuyang di Baleendah, Kabupaten Bandung.
Warga Bandung diteror kuyang (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung mengimbau agar warga dapat menghindari perbuatan syirik di tengah kejadian teror yang dialami warga Baleendah, Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, teror tersebut bermula dari sebuah video yang ramai di media sosial. Dari video itu disebutkan bahwa warga sedang memburu hantu yang sudah meneror warga selama dua Minggu ke belakang. Video itu pun viral dan menjadi perhatian bagi para pemburu hantu.

"Pertama tentang kuyang, jadi kami beranggapan bahwa itu merupakan persoalan gaib yang tentunya kita harus berhati hati dalam memahami isu seperti itu. Karena masalahnya yang gaib itu hanya berdasarkan wahyu Allah kita bisa mengatakan itu jenis dan karakteristiknya seperti apa," kata Kabid Infokom MUI Kabupaten Bandung Aam Muamar via telepon, Jumat (16/10/2020).

Aam melanjutkan, agar warga tidak percaya akan isu-isu seperti itu. Adapun benar menampakkan diri, kata Aam, warga diharapkan tidak melakukan syirik, takluk atau menyembah selain Allah.

"Pertama masyarakat diimbau untuk tidak percaya terkait isu-isu yang seperti itu. Yang kedua kita juga menghimbau agar masyarakat berhati-hati berkaitan pemberitaan seperti itu kan bisa jadi membuat kita satu perbuatan yang disebut dengan syirik," tutur dia.

Selain itu, Aam pun mengingatkan warga agar kembali mendekatkan diri kepada Allah. Di mana, warga dapat melakukan beberapa ibadah yang bisa dilakukan seperti membaca dan memahami Al-Qur'an.

"Kemudian yang ketiga, kalau pun yang dilihat warga di Baleendah bisa dibuktikan maka cara kita tidak lain adalah berserah diri kepada Allah, karena tidak ada kekuatan yang bisa melebih Allah. Caranya dengan mendekatkan diri kepada Allah, membaca Al-Quran, perbanyak dzikir dan sebagainya," papar Aam.

Di pihak lain, Lurah dari Kelurahan Warga Mekar Agus Saefuloh mengatakan, dirinya akan mengimbau agar warga tidak perlu khawatir atas kejadian teror oleh mahkluk gaib serupa 'kuyang' tersebut.

"Kalau dari pemerintahan, kami mengimbau kepada masyarakat melalui RT RW jangan terpancing pada masalah yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Masyarakat jangan terpengaruh terhada hal yang mistik," singkatnya.

(mud/mud)