Warga Ngaku 'Kuyang' yang Meneror Berhasil Diburu: Sudah Dibakar

Muhammad Iqbal - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 14:52 WIB
Lokasi pemburuan kuyang di Baleendah, Kabupaten Bandung.
Foto: Lokasi perburuan 'kuyang' di Baleendah, Kabupaten Bandung (Muhammad Iqbal/detikcom).
Kabupaten Bandung -

Salah satu pemburu hantu yang datang ke Kampung Pengkolan Baleendah, Kabupaten Bandung berhasil menangkap 'kuyang' yang meneror warga. Meski begitu, warga masih merasa was-was.

Rupanya, dari keterangan salah satu warga, makhluk gaib yang menghantui warga bukan 'kuyang' melainkan jin yang menyerupai kuyang.

"Alhamdulillah waktu Selasa (13/20) malam sudah ada yang datang ke sini. Dia bareng satu warga yang bisa juga. Terus mereka kaya gerakan gitu saya kurang paham. Dan katanya sudah dapat, terus juga bukan 'kuyang' model jin hitam yang mirip kaya kuyang," kata salah satu warga Andri Febriyana yang menyaksikan proses pemburuan, Jumat (16/10/2020).

Andri mengatakan, gerakan sejenis ritual itu dilakukan di kawasan pemakaman yang berada tidak jauh dari pemukiman warga. Setelah berhasil ditangkap, si pemburu itu memasukkan 'kuyang' ke dalam sebuah botol. Kemudian dibakar oleh warga.

"Kemarin ada saksi beberapa warga. Si aa itunya bilang kalo sekarang belum tahu apa beres atau belum, liat lima hari ke depan," ujar Andri.

Selain itu, warga lain yang ikut menyaksikan Ikin Sodikin mengatakan meskipun sudah dikatakan ditangkap sebagian warga masih merasa was-was. Warga pun dibuat resah karena banyak orang yang tidak dikenal masuk ke wilayah perkampungan mereka.

"Iya kebetulan saya lihat prosesnya saya juga yang bakar botol itu. Katanya mah sudah ditangkap pake botol itu. Tapi saya sama warga tetap was-was dan waspada biar enggak kecolongan," kata Ikin.

Sebelumnya, pada Senin (12/10) malam warga Kampung Pengkolan digegerkan dengan sesosok mahkluk gaib yang meneror warga. Warga pun sempat mencoba memburu hantu tersebut namun berujung gagal.

Proses pemburuan itu disaksikan dan direkam oleh salah satu warga. Rekaman video tersebut diunggah dan menjadi perbincangan publik di media sosial.

(mso/mso)