Kaleidoskop 2020

Jejak Corona di Bandung hingga Tembus 3.000 Kasus Jelang Akhir Tahun

Wisma Putra - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 08:46 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona (ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Hampir sembilan bulan sudah pandemi Corona atau COVID-19 terjadi di Indonesia. Pandemi COVID-19 ini juga dirasakan di Kota Bandung.

Beragam cara, kebijakan dan peraturan dilakukan Pemkot Bandung untuk mengatasi pandemi COVID-19 ini. Meski demikian, ganasnya pandemi belum berakhir. Disitat dari laman Pusicov, hingga Sabtu (5/12/2020), keseluruhan warga Kota Bandung yang terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 3.942 orang. Kasus itu terdiri 641 orang berstatus pasien aktif atau masih perawatan/isolasi. Sementara 3.182 orang dinyatakan sembuh dan 119 orang lainnya meninggal.

Awal Terdeteksi Corona di Kota Bandung

Pada 16 Maret 2020, Pemkot Bandung resmi umumkan kasus pertama positif aktif pasien terpapar COVID-19 di Kota Bandung. "Warga ini sebetulnya aktivitasnya (kerja) di Jakarta. Lalu, sempat dirawat di rumah sakit di Jakarta. Lalu dibawa ke Bandung, langsung masuk ke salah satu rumah sakit rujukan di Kota Bandung," kata kata Kadinkes Kota Bandung Rita Verita di Balai Kota Bandung, Senin (16/3).

Wakil Wali Kota Bandung Terpapar Corona

Berselang sepekan, tepat pada 23 Maret, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana terpapar COVID-19. Ia positif COVID-19 setelah menghadiri acara HIPMI Jabar di Karawang.

Sekadar diketahui, pada awal-awal kemunculan kasus COVID-19 di Jabar, acara HIPMI merupakan salah satu klaster dari empat klaster yang pertama kali terjadi di Jabar. 11 hari menjalani masa isolasi di RSHS Kota Bandung, Yana dinyatakan negatif atau sembuh dari virus Corona.

Usai dinyatakan negatif, Yana juga membagikan cerita asal muasal dirinya terpapar virus COVID-19. "Awalnya sih mungkin biasa ya badan kita mah pasti kalau ada sesuatu yang nggak enak pasti ngirim alarm, waktu itu sih sebetulnya (suhu badan) 36,5 tapi nggak enak ya. Badan tuh panas di muka, terus tenggorokan kering, jari-jari juga pegal," ucapnya.

"Saya akhirnya mengisolasi diri dulu di rumah selama 4 hari tapi makin nggak nyaman, makin nggak enak akhirnya saya ke rumah sakit ya diisolasi di rumah sakit 11 hari. Yasudah setelah 11 hari di rumah sakit, swab test yang kedua alhamdulillah negatif," tutur Yana.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3