Guru di Jabar Bisa Cicil Rumah Rp 900 Ribu Per Bulan, Apa Syaratnya?

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 19:36 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi uang (Foto: Muhammad Ridho/detikcom)
Bandung -

Pemprov Jabar meluncurkan program rumah tinggal bersubsidi bagi penyelenggara pendidikan bernama Bakti Padamu Guru (Bataru). Rumah subsidi di program ini bukan untuk tingkat SMA saja, tetapi PAUD-SD-SMP.

Dalam Bataru tahap pertama, total ada 10 ribu unit rumah yang akan dibangun tahun ini dan tersebar di 17 kabupaten/kota. Dengan Bataru ini memungkinkan tenaga pendidikan membeli rumah seharga Rp 150 juta dengan cara kredit atau cicilan sebesar Rp 900 per bulan. Pemprov Jabar bekerja sama dengan bank bjb untuk pembiayaannya.

Bataru berlaku tak hanya bagi guru, namun tenaga administrasi sekolah (TU), hingga penjaga sekolah bisa mengikuti program ini. Syaratnya, penghasilan di bawah Rp 8 juta dan belum memiliki rumah.

Peluncuran Bataru dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada perayaan Hari Guru Nasional tingkat Jawa Barat dan HUT ke-75 PGRI di Sekolah Cakra Buana, Kota Depok, Rabu (25/11/20). Peluncuran Bataru ditandai dengan penandatanganan MoU antara Pengembang Indonesia dengan bank bjb tentang Program Rumah Subsidi untuk Guru dan Tenaga Kependidikan.

"Mudah-mudahan hadiah dari Pemda provinsi Jabar di Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke-75, dapat membantu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidikan dengan memiliki rumah milik pribadi dengan harga terjangkau," kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam keterangan tertulisnya.

"Oleh karena itu Pemda Provinsi Jabar mencoba meningkatkan kesejahteraan dengan tidak selalu meningkatkan pendapatan, tapi menurunkan pengeluaran, yang biasanya cicilan untuk kontrak rumah nanti akan kita geser kepada rumah milik sendiri dengan program Bataru ini," kata Emil.

Selanjutnya
Halaman
1 2