Debat Pilkada Tangsel

Saraswati Janji Bangun 2 Pabrik Pengolahan, Benyamin Perbanyak Bank Sampah

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 22:52 WIB
Debat Pilkada Tangsel.
Foto: Debat Pilkada Tangsel (Istimewa).
Tangerang Selatan -

Persoalan sampah muncul di debat Pilkada Tangerang Selatan karena masalah ini jadi yang paling sering dibahas publik. Dua pasangan calon yaitu Muhamad-Rahayu Saraswati dan pasangan Benyamin-Davnie-Pilar Saga punya solusi berbeda atas persoalan ini.

Saraswati mengatakan bahwa masalah ini luar biasa di Tangsel. Tangsel bukan hanya polusinya yang tertinggi dibandingkan DKI, tapi tiap pagi banyak masyarakat yang sering membakar sampah sembarangan.

"Tapi tidak sepenuhnya menyalahkan masyarakat, karena armada hanya punya 40 sedangkan kita punya 54 kelurahan. Tenaga kebersihan hanya 150 dibanding Kota Tangerang yang punya 600-an," kata Saraswati, Minggu (22/11/2020).

Jadi, ia dan calon wali kota Muhamad berjanji bukan hanya akan buat 1 pabrik pengelolaan sampah tapi dua akan dibangun. Pabrik ini akan menjadikan sampah jadi energi sebagaimana program pemerintah pusat.

Saraswati juga mengaku sudah memiliki investor yang siap membangun pabrik itu tanpa menggunakan dana APBD.

"Kami juga sudah siap dengan investor yang tidak butuh satu rupiah pun dari APBD, mereka sudah siap mendirikan pemilihan dan pengolahan limbah sampah jadi produk bangunan jalan sebagai alternatif asphalt," ujarnya.

Sementara Benyamin menyatakan bahwa persoalan sampah ia petakan ke tiga hal. Pertama soal teknologi, kedua penegakan hukum ke masyarakat dan pembangunan budaya agar masyarakat tidak membuah sampah sembarangan.

"Kemudian bagaimana stakeholder lainnya tokoh, perguruan tinggi ikut serta menangani masalah sampah bersama-sama. Kita bisa ajak serta menangani sampah. Ke depan tentu masyarakat Tangsel peduli soal sampah, Tangsel jadi nyaman dan indah," ucapnya.

Ditambahkan oleh Pilar Saga, soal sampah memang perlu ada inovasi teknologi dengan cara membangun pembangkit listrik tenaga sampah. Selain itu, perlu juga memperbanyak bank sampah yang ada di lingkungan-lingkungan khususnya menangani sampah domestik.

"Dari program hulunya, kita akan tingkatkan performa bank sampah yang akan meningkatkan ekonomi di masyarakat dan menangani isu lingkungan. Kami mendorong bank sampah untuk meningkat jumlahnya," ujar Pilar.

(bri/mso)