Pedagang Meninggal Akibat Corona, Aktivitas Pasar Pangandaran Dibatasi

Faizal Amiruddin - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 17:14 WIB
Pasar Pangandaran
Pasar Pananjung Pangandaran. (Foto: Faizal Amiruddin/detikcom)
Pangandaran -

Seorang pedagang pasar Pananjung Pangandaran meninggal akibat virus Corona. Perempuan warga Kecamatan Pangandaran itu meninggal pada Kamis (19/11) di RSUD Pandega.

"Ya benar ada seorang pedagang pasar Pananjung meninggal dunia, positif Corona," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Pemkab Pangandaran Asep Kemal Pasha, Jumat (20/11/2020).

Menurut dia, ada dua pedagang pasar Pananjung yang diketahui positif Corona. "Satu meninggal yang satu lagi sembuh," kata Asep.

Dia mengungkapkan telah terjadi penularan atau klaster Corona di pasar Pananjung, sehingga akan dilaksanakan tes swab terhadap 50 orang pedagang. "Kami akan lakukan pemeriksaan secara acak terhadap 50 orang pedagang, rencananya besok," ujar Asep.

Menyikapi kejadian tersebut, Pemkab Pangandaran melakukan penutupan sementara kawasan pasar Pananjung untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Pada pukul 14.00 WIB tadi, seluruh pedagang pasar diminta menutup lapaknya. Aktivitas pasar akan dibuka kembali Sabtu (21/11/2020) pagi.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Himpunan Pedagang Pasar Pananjung (HP2P) untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Kemudian untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di pasar, pihaknya membatasi jam operasional pasar.

"Mulai besok jam buka pasar Pananjung mulai dari pukul 04.00 WIB sampai 15.00 WIB. Yang semula buka mulai pukul 04.00 WIB sampai 18.00 WIB, itu berdasarkan kesepakatan dengan pengurus HP2P," ujar Tedi.

Jam operasional pasar Pananjung akan dinormalkan kembali apabila dari 50 orang sampling tes swab tersebut hasilnya negatif.

(bbn/bbn)