Masih Banyak Kerumunan, Pemkot Bandung Akan Tutup Lagi Ruang Publik

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 17:54 WIB
Fasilitas publik di Bandung ditutup lagi karena banyak kerumunan
Ilustrasi (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Kasus COVID-19 di Kota Bandung, Jawa Barat kembali meningkat. Namun, masih ditemukan kerumunan dan warga yang nongkrong dengan tidak menggunakan masker.

Seperti di Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga. Banyak warga yang berkerumun, nongkrong dan kedapatan tidak menggunakan masker.

Ada juga, yang menggunakan masker namun masker tersebut dikaitkan ke dagu.

Mendapati masih ada kerumunan di ruang-ruang publik di Kota Bandung, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menyebut, pihaknya akan menutup kembali ruang-ruang publik tersebut.

"Di ruang-ruang publik mohon maaf, kita akan mengambil kebijakan, saya akan lapor kepada wali kota dan wakil wali kota, untuk tidak dipakai. Alun-alun dan taman-taman itu kita tutup," kata Ema di Balai Kota Bandung.

Tak hanya itu, potensi kerumunan yang kerap terjadi di setiap alun-alun yang berada di sejumlah kecamatan di Kota Bandung juga akan ditutup.

Pihaknya juga, meminta kepada petugas Satpol PP Kota Bandung agar stand by di ruang-ruang publik yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Hal tersebut dilakukan, untuk menekan penyebaran COVID-19 yang akhir-akhir ini kembali meningkat.

"Kita juga minta ploting Satpol PP, makannya alun-alun, ada Cicendo, Regol, Ujungberung dan di Jalan Asia Afrika saya minta dulu untuk tidak dipergunakan masyarakat," ujarnya.

Ema meminta kepada warga untuk memaklumi kebijakan tersebut, demi kesehatan bersama. "Mohon maaf, karena itu menimbulkan potensi kerumunan," tambahnya.

Saat disinggung apakah, Pemkot Bandung akan mencabut kursi taman yang ada di sepanjang Jalan Asia Afrika dan Braga untuk mengurangi kerumunan. Ema menyebut, tidak.

Pihaknya juga, meminta kesadaran kepada masyarakat Kota Bandung dan warga yang datang ke Kota Bandung. Agar mematuhi protokol kesehatan tanpa diimbau oleh petugas.

(wip/mud)