Pusat Perbelanjaan di Cimahi Mulai Dilarang Pakai Kantong Plastik

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 17:07 WIB
The concept of recycling. A male hand in a jacket transfers money to the other hand in exchange for a garbage bag.
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/urfinguss)
Cimahi -

Pemerintah Kota Cimahi meminta pusat perbelanjaan modern dan tradisional untuk menyediakan kantong belanja ramah lingkungan bagi pembeli menggantikan kantong plastik sekali pakai.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna mengatakan hal itu sebagai upaya pengurangan sampah plastik. Sebab produksi sampah plastik di Kota Cimahi saat ini lebih dari 50 persen.

"Seluruh toko modern dan pusat perbelanjaan di Kota Cimahi kami minta ikut berpartisipasi mengurangi sampah plastik. Ganti sampah plastik dengan kantong belanja ramah lingkungan, yang bisa dipakai berulang," ungkap Ajay, Selasa (17/11/2020).

Sebelum menggantikan kantong plastik belanja sepenuhnya, pihaknya bakal memberikan dulu sample kantong belanja ramah lingkungan sebagai langkah sosialisasi.

"Tidak bisa langsung sekaligus. Kita memberikan contoh dulu untuk dipakai para pembeli, kita kasih kantong yang bisa dipakai beberapa kali, dan ramah lingkungan, kalaupun dibuang cepat terurai," katanya.

Menurut Ajay, pihaknya saat ini sedang menyiapkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai untuk mengurangi produksi sampah.

"Perwalnya sudah ada dan kita sosialisasikan terus. Saat ini sudah mulai diterapkan oleh sejumlah pasar modern. Nanti mungkin berbayar mungkin tidak, tergantung pengelolanya. Kami tidak mengatur ke sana, kami hanya mengatur inilah yang harus dilaksanakan, dan contoh bahannya seperti ini," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi Dadan Darmawan mengatakan sosialisasi penggunaan kantong ramah lingkungan wajib diikuti oleh pengelola pusat perbelanjaan di Cimahi.

"Sudah mulai ada pelarangan penggunaan kantong sekali pakai atau kresek, kita akan arahkan untuk menggunakan kantong secara berulang-ulang," sebutnya.

Pihaknya sengaja memberikan kantong ramah lingkungan secara cuma-cuma alias gratis kepada toko modern, pusat perbelanjaan, dan pasar rakyat se-Kota Cimahi. Total sekitar 2.000 lembar kantong ramah lingkungan yang diberikan.

"Ini hanya stimulus saja, mereka diberikan tas seperti ini harapannya ke depan manajemen toko bisa menyiapkannya terlepas teknisnya seperti apa, mau jual atau mau diberikan terserah. Yang jelas kita mengedukasi ke masyarakat bahwa kantong yang dipakai berulang-ulang lebih ramah lingkungan," bebernya.

(mud/mud)