Anggota TNI Dikeroyok di Sumedang, Apa Motif Pelaku?

Muhamad Rizal - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 17:37 WIB
Anggota TNI Dikeroyok di Sumedang
Polisi menangkap pengeroyok TNI yang terjadi di Sumedang. (Foto: Muhamad Rizal/detikcom)
Sumedang -

Anggota TNI AD, Pratu Muhammad Asrul (24), dikeroyok sejumlah orang di Sumedang, Jawa Barat. Asrul merupakan tenaga kesehatan di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 301/PKS Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto mengatakan keempat tersangka ini mengeroyok Asrul dalam keadaan sadar dan tidak mabuk. "Mereka melakukan ini (pengeroyokan) semuanya dilakukan hanya spontanitas saja," kata Eko saat press Conference di Mapolres Sumedang, Senin (9/11/2020).

Eko memastikan empat orang ini yang terbukti melakukan pengeroyokan tersebut. Keempatnya yaitu NM (40), ES (62), IR (41), dan SA (40), mereka merupakan warga Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Saat ini mereka sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Mapolres Sumedang.

"Ada saksi yang melihat kejadian tersebut. Saya kira sudah seluruhnya pelaku pengeroyokan itu ditangkap. Untuk sementara dari KTP para pelaku, pekerjaannya wiraswasta, dalam hal ini sebagian ada tukang ojek," kata Eko.

Kejadian bermula saat Asrul mengemudikan mobil dari arah Bandung menuju Sumedang. Saat di perjalanan, tepatnya di Jalan Raya Bandung-Sumedang atau di kawasan Cadas Pangeran, ia tidak sengaja menyenggol seorang pejalan kaki.

Setelah itu, tiba-tiba korban dihadang oleh sekelompok orang dengan mengendarai tiga sepeda motor. Kemudian korban diminta turun dari mobilnya, dan para pelaku langsung memukuli Asrul.