Propam Didesak Periksa Aparat yang BAP Badru Posting Ibu Hamil Ditandu

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 11:37 WIB
DPRD Lebak dan Badru
Anggota DPRL Lebak saat bertemu dengan Badrudin alias Badru yang unggah ibu hamil ditandu karena jalan rusak. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Lebak -

Anggota DPRD Lebak Musa Weliansyah menyoroti adanya rekayasa keterangan yang dilakukan oleh polisi terkait Badrudin alias Badru yang diamankan selama dua hari akibat postingan ibu hamil ditandu di Lebak. Ia meminta Propam Polda Banten diturunkan untuk memeriksa jajaran polisi yang sempat menahan dan melakukan berita acara pemeriksaan (BAP).

Musa sudah bertemu dengan Badrudin alias Badru dan keluarganya. Apa yang disampaikan Badru dan polisi menurutnya berbeda apalagi soal pemuda itu diamankan selama dua hari. Alasan diamankan untuk menghindari amukan massa juga katanya tidak benar.

"Apa yang disampaikan Kapolsek Panggarangan bahwa diamankan khawatir dari amukan massa itu tidak benar. Saudara Badru bukan dibawa diantarkan kepala desa, tapi dijemput anggota polisi sebanyak 2 orang dibawa ke Polsek untuk interogasi jajaran Polsek Panggarangan," kata Musa di Lebak, Senin (9/11/2020).

Bahkan, Badru juga sudah cerita pada dirinya bahwa ia sempat dianggap seolah-olah melanggar UU ITE karena mengunggah fakta ibu hamil ditandu. Ini menurutnya Badru sudah dianggap melakukan pidana.

"Ini SOP yang salah yang dilakukan jajaran di oknum Polsek Panggarangan, ini insiden yang tidak baik," ujar Musa.

Selanjutnya
Halaman
1 2