Ini Gambaran Buruknya Jalan di Tempat Badru yang Posting Ibu Hamil Ditandu

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 08 Nov 2020 17:33 WIB
Ibu hamil ditandu gegara jalan rusak di Kabupaten Lebak, Banten. ini penampakannya.
Foto: Jalan di Lebak yang rusak (Bahtiar Rifa'i/detikcom).
Lebak - Saat Badrudin alias Badru memposting ibu hamil ditandu terlihat jalan poros desa di sana yang buruk. Alasan warga menggotong ibu hamil dengan bambu dan sarung juga karena memang kampung Bitung yang ada di Kecamatan Cihara tidak bisa diakses kendaraan.

Kampung Bitung sendiri ada di tengah perbukitan di kawasan Banten Selatan tepatnya. Mayoritas akses jalan di sana sering dikeluhkan karena dinilai buruk. Bahkan untuk menuju kampung Bitung lokasi rumah Badru, perlu perjuangan ekstra karena akses jalan yang rusak.

Kendaraan biasa hanya bisa sampai ke salah satu kampung di Desa Ciparahu. Di desa ini pun jalannya berlubang dan berbatu.

Jarak dari Ciparahu ke kampung Bitung kira-kira sekitar 8 sampai 10 kilometer. Akhirnya detikcom diantar ojek setempat. Ban motor pemilik ojek tersebut dimodifikasi dengan rantai karena medan yang dilewati penuh dengan tanah merah.

"Harus pakai rantai bannya, soalnya dari sini nggak ada kampung lagi makin susah jalannya," kata Deden, seorang pengemudi ojek, Minggu (8/11/2020).

Sepanjang perjalanan, jalan yang dilewati kebanyakan memang hanya ditutup batu. Ada sebagian sudah dicor namun hanya beberapa ratus meter saja. Semakin jauh, jalanan mayoritas tanah merah dan semakin membuat sulit perjalanan.

Untuk sampai masuk ke kampung Bitung sendiri dibutuhkan waktu sekitar 1 jam karena buruknya jalan. Belum lagi ditambah ada beberapa lokasi bekas longsor yang menutup jalan.

Ke kampung ini sebetulnya bisa diakses melalui jalan poros desa Barunai via Kantor Desa Cihara sejauh 8 kilometer. Tapi, akses di sana pun putus karena longsor dan hujan.

Hanya kendaraan khusus yang bisa lewat sana. Beberapa ratus meter pun sudah ada jalan yang dibeton namun sebagian besar masih buruk.

Saat ditemui di rumahnya, seingat Badrudin peristiwa ibu hamil ditandu karena akan melahirkan itu terjadi pada akhir Oktober. Ia ada di lokasi dan ikut membantu. Waktu itu katanya jalan rusak ditambah ada longsor.

"Kalau rusak parahnya sejak longsor, tapi sebelum longsor pun kalau hujan nggak bisa mobil. Saya bantuin gotong (ibu hamil), nyata kejadiannya, semua orang Bitung tahu, ngapain saya buat berita bohong," ujarnya.

Postingan Badru ini kemudian direspons berbagai pihak. Ia dijemput utusan kepala desa lalu dijemput anggota polisi Polsek Panggarangan. Ia bahkan diamankan selama dua hari dan sempat di-BAP oleh petugas.

Tonton juga 'Kisah Miris di Sulbar, Orang Sakit Ditandu 6 Km karena Jalan Rusak':

[Gambas:Video 20detik] (bri/mso)