Misteri Pembunuhan Anjanii Bee, Polisi: Belum Ada Kemajuan Berarti

ADVERTISEMENT

Misteri Pembunuhan Anjanii Bee, Polisi: Belum Ada Kemajuan Berarti

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 13:00 WIB
Anjanii Bee
Foto: tangkapan layar Facebook akun Anjanii Bee
Cimahi -

Pelaku pembunuhan sadis terhadap Intan Marwah Sofiyah alias Anjani Bee yang mayatnya ditemukan di parit depan hotel di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (5/3/2020) lalu hingga kini belum bisa terungkap.

Hingga delapan bulan berlalu pelaku pembunuhan perempuan asal Kabupaten Subang itu masih misterius. Padahal berbagai upaya sudah ditempuh polisi untuk mengungkap kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan. Namun belum ada hasil yang bisa mendekatkan pihaknya ke pelaku pembunuhan sadis tersebut.

"Sampai saat ini masih terus kita lakukan penyelidikan dimana, siapa, dan kapan korban dibunuh. Tapi memang belum ada kemajuan yang berarti," ucap Yohannes saat dihubungi detikcom, Jumat (6/11/2020).

Sejumlah saksi mata pun sudah berulangkali diperiksa. Namun sama sekali tidak mengerucut pada siapa pelaku pembunuhan Anjanii Bee.

"Hampir 120 orang kita periksa tapi belum ada yang mengerucut. Kita coba patahkan semua alibi mereka, tapi masih juga belum jelas. Teman dekat, pacar, dan keluarganya sudah kita periksa semua," katanya.

Pihaknya mendapatkan informasi jika sehari sebelum ditemukan tewas Anjanii Bee sempat bertemu dengan seorang pria. Kemudian dilakukan pemeriksaan ke lokasi yang ternyata berada di depan hotel di Kota Bandung.

"Kita sudah cek semua kamar hotel bahkan kita periksa satu-satu daftar tamu yang menginap di hari itu dan hari sebelumnya. Tapi enggak ada yang mengarah ke terduga lelaki yang kami kejar," ucapnya.

Pelaku pembunuhan Anjanii Bee diduga lebih dari satu orang dan sudah sangat terlatih lantaran pembunuhan tersebut dilakukan dengan sangat rapi sampai bisa menyamarkan jejak para pelaku.

"Dugaan kami lebih dari satu orang dan terorganisir. Ada peran-peran berbeda dari para pelaku, mulai dari yang mengeksekusi sampai yang membuang korban. Tapi kami terus lakukan upaya untuk mengungkap kasus ini," tandasnya.

(mso/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT