Fakta-fakta Kasus Pria Rusak Masjid di Dago Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 12:18 WIB
Polisi telah mengamankan pria berinisial DB yang melakukan perusakan masjid di Bandung. Polisi juga saat ini tengah menyelidiki terkait motif perusakan tersebut.
Pria inisal DB ini merusak masjid di kawasan Dago Bandung. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung -

Aksi perusakan Masjid Nuril Jamil di Dago Bandung oleh seorang pria berinisial DB membuat heboh. Berikut fakta-fakta yang terungkap sejauh ini.

1. Pelaku Lempar Batu Pecahkan 3 Titik Kaca

Pelemparan itu dilakukan DB ke Masjid Nurul Jamil di Jalan Bukit Dago Selatan, Kecamatan Coblong, Kota Bandung pada Rabu (23/9/2020). Insiden itu diketahui terjadi pada pukul 06.00 WIB.

"Iya pukul 06.00 WIB diketahui ada seseorang melakukan pelemparan batu ke masjid," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (23/9/2020).

Ulung menuturkan pria itu melempari bangunan yang merupakan masjid dan kantor sekretariat masjid. Akibat pelemparan itu, kata Hendra, ada tiga titik kerusakan di kaca bangunan.

"Ada tiga titik (pelemparan)," katanya.

Sebuah masjid di Bandung dilempar seorang priapria hingga mengakibatkan kaca pecah. Pria yang diketahui berinisial DB itu tiba-tiba datang dan melakukan pelemparan.Perusakan masjid di Dago Bandung. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

2. Ditangkap Warga

Usai kejadian tersebut, sambung Ulung, pria yang diketahui berinisial DB itu diamankan oleh warga sekitar. Warga lantas menyerahkan pria itu ke polisi.

"Diketahui oleh DKM lalu pengurus DKM menangkap dan dilaporkan ke polisi dan dibawa ke kantor polisi," tuturnya.

3. Polisi Selidiki Motif

Pria di Bandung berinisial DB melakukan perusakan sebuah masjid. Polisi masih mendalami motif aksi pelemparan batu ke masjid tersebut.

"Saat ini motif masih kita dalami," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (23/9/2020).

"Dengan adanya tindakan pelemparan ini, itu yang kita proses dulu unsur perbuatannya," kata Ulung menambahkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2