BPDB Jabar Sebut 12 Desa Terdampak Banjir Bandang di Sukabumi

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 16:49 WIB
Dahsyatnya banjir bandang yang terjadi di Cicurug membawa beragam material, tidak hanya lumpur tapi juga batang-batang pohon berukuran cukup besar.
Banir bandang di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom).
Bandung -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat merilis data kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi pada Senin (21/9/2020).

Dalam bencana yang diakibatkan meluapnya anak-anak Sungai Cicatih tersebut, sedikitnya 12 desa terdampak dengan tingkat kerusakan kecil hingga berat. Di Kecamatan Cicurug terdapat lima desa yang terdampak yakni, Desa Cisaat, Pasawahan, Cicurug, Mekarsari, Bangbayang.

Kemudian di Kecamatan Cidahu terdapat 5 desa yaitu, Desa Babakan Sari, Pondokkaso Tengah, Pondokkaso Tonggoh, Jaya Bakti dan Cidahu. Sedangkan di Kecamatan Parungkuda terdapat dua desa, yakni Desa Langensari dan Kompa.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan tingkat kerusakan di 12 desa tersebut bervariatif.

"Tergantung melihat kerusakannya, soalnya ada yang banyak rusak rumahnya tapi ada juga dilihat besarnya kerusakan, contoh rumah dan jembatan atau TPT, ada yg sedikit rumahnya tapi jembatan putus atau TPT runtuh," ucap Budiman saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (23/9/2020).

Saat ini, lanjut dia, BPBD Jabar bersama BPBD Sukabumi dan unsur relawan masih melakukan pendataan dan evakuasi korban yang terdampak. "BPBD bersama unsur yang terlibat, komunitas relawan mengevakuasi korban terdampak, dua alat berat excavator dan dua dump truck diturunkan," kata Budiman.

Dari data yang terhimpun BPBD Jabar sampai 23 September 2020 pukul 11.00 WIB, 44 unit rumah rusak ringan, 23 unit rumah rusak sedang dan 49 unit rumah rusak berat. Sebuah musola dan enam unit jembatan rusak.

Tragedi yang mengerikan ini juga menelan korban jiwa, dua orang meninggal dunia dan satu orang lagi masih dalam pencarian karena hanyut terbawa aliran Sungai Cicatih. 10 orang juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Saat ini, BPBD Jabar dengan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi telah mengirim bantuan logistik berupa air mineral, mie instan, selimut, tenda gulung, cangkul dan sekop.

(yum/mso)