Keren! Pria Asal Kuningan Ini Sulap Limbah Jadi Kursi-Miniatur yang Unik

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 15:46 WIB
Deni pria asal Kuningan ubah limbah jadi berbagai bentuk barang.
Foto: Deni pria asal Kuningan ubah limbah jadi berbagai bentuk barang unik (Bima Bagaskara/detikcom).
Kuningan -

Memanfaatkan limbah onderdil kendaraan dan alat elektronik, seorang pria di Kabupaten Kuningan berkreasi membuat berbagai jenis barang unik. Dia mengubah barang yang sudah tidak terpakai menjadi patung, miniatur hingga meubel.

Ialah Deni Herdiana, pria 55 tahun asal Desa Cipari, Kecamatan Cigugur. Di rumahnya, ratusan hingga ribuan limbah onderdil dan alat elektronik disulap menjadi benda-benda bernilai ekonomi tinggi.

Kepada detikcom, Deni yang dulunya merupakan mekanik vespa ini mengaku sudah lima tahun berkreasi dengan limbah onderdil kendaraan dan alat elektronik.

Ide tersebut muncul dari benak Deni saat dirinya merasa jenuh dengan profesinya sebagai mekanik vespa. Menurutnya menjadi mekanik vespa memiliki beban tersendiri karena harus bertanggungjawab terhadap barang milik orang lain.

"Sebelumnya punya bengkel vespa, sekarang sudah tidak karena kalau jadi mekanik itu kita jual jasa, punya beban moral yang memberatkan. Kalau buat patung-patung kaya gini tidak ada beban, jadi sesuka hati kita saja," ungkap Deni saat ditemui Senin (21/9/2020).

Barang-barang antik yang dibuat Deni di antarnya ialah patung hewan, patung orang, patung barongsai, meja, kursi, jam dinding hingga berbagai miniatur.

Untuk bahannya, Deni menggunakan barang bekas seperti velg mobil dan motor, piringan cakram, as roda, gear kendaraan, shockbreaker, mesin jahit, rantai dan lainnya.

Barang yang dibuat Deni saat ini sudah banyak yang terjual ke berbagai daerah seperti Cirebon, Jakarta, Bandung dan Tasikmalaya. Kata Deni, satu barang yang dijual tidak memiliki harga yang menentu.

Bahkan Ia pernah menjual sebuah patung kuda seberat 200 kilogram dengan harga mencapai Rp 60 juta.

"Alhamdulillah laku dijual ada yang ke Cirebon, Bandung, Jakarta, Tasikmalaya. Paling mahal dijual Rp 60 juta itu patung kuda, beratnya kisaran 200 kilogram itu full dari onderdil kendaraan," kata Deni.

Deni juga menceritakan, kreasi buatannya mulai dikenal luas setelah dirinya diundang dalam sebuah program TV pada 2019 lalu. Awalnya Deni sempat ragu untuk datang ke acara yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier tersebut.

"Sempat diundang Hitam Putih Trans7 tahun lalu, setelah diundang banyak makin dikenal," imbuhnya.

Ke depannya, Deni memiliki mimpi untuk membuat museum pribadi sendiri dimana museum tersebut nantinya akan dipajang hasil karya Deni. "Punya mimpi bikin museum koleksi pribadi," ujarnya.

(mso/mso)