Kecelakaan Usai Rampas Motor, Begal Ini Ditangkap Polisi di RS Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 12:15 WIB
Ilustrasi Begal
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Bandung -

Nasib sial dialami begal di Bandung bernama M Ridwan Sidik (20). Niat menggondol sepeda motor, dia justru jadi korban kecelakaan lalu lintas hingga dibekuk polisi di rumah sakit.

Cerita bermula saat Ridwan melakukan aksi begal bersama satu orang rekannya di Jalan Batununggal Indah, Kelurahan Mengger, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung pada Sabtu (12/9) lalu. Ridwan dan seorang rekannya kemudian menemui 'mangsa' yang sedang memadu kasih di lokasi kejadian.

"Pelaku lalu turun dari motor temannya dan mendatangi korban sambil membawa sebilah pisau," ucap Kasubbag Humas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Pelaku lantas menodongkan sebilah pisau itu kepada korban. Dia juga menggeledah tas selendang milik korban perempuan dan mengambil uang serta ponsel. Sedangkan terhadap korban pria, pelaku meminta kunci motor.

"Pelaku kemudian melarikan diri bersama temannya yang sudah menunggu atau mengawasi dan tidak turun dari sepeda motornya," tuturnya.

Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Bandung Kidul. Polisi bersama korban pria kemudian bergerak menelusuri dan mencari pelaku.

"Tetapi, ada informasi dari korban dua (korban perempuan) bahwa yang ambil barang tersebut mengalami laka lantas di Jalan Logam. Dia tahu saat sedang menelepon nomor HP-nya yang dicuri kemudian ada yang mengangkat dan memberi informasi bahwa yang pegang HP tersebut mengalami kecelakaan," kata Rahayu.

Korban dan polisi lantas mengecek ke lokasi kecelakaan itu. Korban sendiri sudah dibawa ke rumah sakit Al Islam untuk diobati.

"Ternyata benar orang yang kecelakaan tersebut yang telah mencuri sepeda motor, HP dan uang. Terbukti sepeda motor, HP dan uang masih utuh berada ditangannya," ujarnya.

Pelaku kemudian dipindahkan dari RS Al Islam ke Rumah Sakit Bhayangkari Sartika Asih. Usai mendapatkan pengobatan, pelaku lantas dibawa polisi.

"Pelaku ini baru bebas melalui program asimilasi," ujarnya.

(dir/mso)