5 Jalan di Bandung Ditutup, Pakar UPI: Tempat Berkerumun Masih Merajalela

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 13:23 WIB
Pemkot Bandung menutup 5 jalan protokol di jam-jam tertentu guna meminimalisir kerumunan pada adaptasi kebiasaan baru. Salah satunya adalah Jalan Asia-Afrika.
Penutupan jalan di Kota Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung -

Pakar kebijakan publik dari Universitas Pendidikan Indonesian (UPI), Cecep Darmawan, menyorot efektivitas dari buka-tutup lima ruas jalan di Kota Bandung yang mulai berlaku pada hari ini, Jumat (18/9/2020). Selain minim sosialisasi, kebijakan itu juga dinilainya bukan solusi untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19.

"Memblokir jalan apakah solusi ? Sementara tempat-tempat berkerumun masih merajalela tanpa tindakan tegas. Jadi yang tepat bukan menutup jalan, karena publik banyak kepentingan dengan jalan. Tetapi awasi tempat-tempat yang diizinkan buka dengan ketat dalam penerapan protokol kesehatan," ujar Cecep saat dihubungi detikcom, Jumat (18/9/2020).

Menurut Cecep, sedianya tim pencegahan COVID-19 harus lebih proaktif dengan mengetatkan protokol kesehatan di tempat-tempat yang rawan penyebaran Corona. "Iya jalan-jalan jangan ditutup, tapi diawasi, dijaga. Tempat-tempat nongkrong diawasi secara ketat dan waktunya dibatasi," ujar guru besar UPI tersebut.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, lima titik jalan yang dilakukan buka tutup yakni, Jalan Asia Afrika-Tamblong, Otista-Suniaraja, Purnawarman-Riau, Merdeka-Riau dan Merdeka-Aceh.

Buka tutup jalan itu akan dilakukan pagi hari mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.O0 WIB. Malam hari pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB. Tidak hanya itu, penutupan ruas jalan juga akan dilakukan pada sore hari mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.

"Iya ada tambahan (kini buka tutup juga dilakukan sore hari)," ucap Kasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol Muhammad Rano Hadianto, Jumat (18/9/2020).

Kadishub Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan buka tutup jalan dilakukan kembali untuk membatasi mobilitas masyarakat. "Pertimbangannya kita dengan kebijakan adaptasi baru diperketat di Kota Bandung ini untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan bermotor memang kita batasi dari jam 9-11. Sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang mengganggu arus lalu lintas di lokasi tertentu yang dianggap dapat memunculkan ketidaktertiban di ruas jalan tersebut," tutur Ricky.

Video 'Ingat! Mulai Hari Ini, 5 Titik Jalan di Bandung Dibuka-Tutup':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)