Cegah COVID-19, 5 Ruas Jalan di Bandung Resmi Dibuka Tutup Hari Ini

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 10:55 WIB
Sistem buka tutup dilakukan di lima ruas jalan di Kota Bandung.
Foto: Wali Kota Bandung Oded M Danial memimpin penutupan lima ruas jalan (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Lima titik jalan yang ada di Kota Bandung, hari ini diberlakukan buka tutup. Buka tutup ini dilakukan setiap dua jam sekali di pagi dan sore hari, dilanjutkan di malam hari hingga pagi.

Pantauan detikcom, Jumat (18/9/2020) Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya memimpin langsung penutupan ruas-ruas jalan tersebut. Secara simbolis mereka memasang water barrier di Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung.

"Hari ini kita melakukan buka tutup jalan di beberapa ruas jalan yang di mana dilaksanakan per dua jam dari Pukul 09.00-11.00 WIB, Pukul 14.00-16.00 WIB dan dilanjutkan di malam har Pukul 22.00-06.00 WIB," kata Oded kepada wartawan.

Oded mengungkapkan, pandemi COVID-19 di Kota Bandung masih terjadi. Hal tersebut dilihat dari peningkatan kasus COVID-19 di Kota Bandung.

Dari laman Pusicov Kota Bandung angka kasus kumulatif mencapai 1.020, positif aktif 182, sembuh 786 dan meninggal 52.

"Kita ingin mengingatkan warga Bandung dan orang-orang yang ingin masuk ke Kota Bandung bahwa pademi ini masih ada, dengan adanya buka tutup jalan ini sebagaimana dilaksanakan dulu PSBB efektif, ini juga atas masukan dari Pak Kapolrestabes dan Pak Dandim," ungkapnya.

"Semoga apa yang kita dilakukan dimengerti warga Kota Bandung," tambahnya.

Oded menyebut, untuk warga atau pekerja yang akses jalannya terkena imbas buka tutup tinggal memperlihatkan identitas kepada petugas.

"Saya berharap buka tutup jalan ini per dua jam tidak akan mengganggu, sebelumnya sudah dibuktikan," ujarnya.

Oded menegaskan, semua jenis kendaraan termasuk sepeda dilarang masuk saat buka tutup jalan diberlakukan.

"Iya, termasuk sepeda, tidak boleh ada kendaraan. Karena filosofi nya menghindari kerumunan," tegasnya.

Buka tutup jalan ini akan dievaluasi dua pekan ke depan. Saat disinggung apakah akan dilakukan kembali Pembatas Sosial Berskala Mikro (PSBM) Oded sebut tergantung evaluasi.

"Seperti biasa evaluasi 14 hari, tergantung evaluasi (soal PSBM). (Kasus COVID-19) memang ada peningkatan, makannya kita lakukan ini karena ada peningkatan, kita harus respon ini supaya cepat terkendali," ucapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengimbau kepada masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Masyarakat hindari keluar rumah lagi, kalau enggak ada kepentingan hindari keluar rumah dulu, untuk menekan COVID-19 itu sendiri karena kita Bandung kena imbasnya kalau kasus COVID-19 ini kembali meningkat. Terbuka, sebulan yang lalu setiap weekend dua hari kemudian Bandung naik (kasus), pemerintah dalam hal ini melakukan kegiatan ini untuk menekan penyebaran COVID-19 ini," ujarnya.

"Buka tutup jalan, bukan tutup jalan, tapi gula tutup, artinya pada saat pagi hari orang-orang pada masuk saat kerja. Setelah masuk kita tutup untuk menghindari kerumunan, pada saat makan siang kita buka dan pada jam 2 kita tutup lagi, artinya untuk menekan orang agar tidak berkerumun, semua kendaraan termasuk pesepeda," pungkasnya.

Adapun lima titik jalan yang dilakukan buka tutup yakni, Jalan Asia Afrika-Tamblong, Otista-Suniaraja, Purnawarman-Riau, Merdeka-Riau dan Merdeka-Aceh.

(wip/mso)