48 Titik Keramaian di Kota Cimahi Akan Dijaga Selama Penerapan PSBM

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 13:37 WIB
Ini yang dilarang selama penerapan PSBM di Kota Cimahi
Foto: Whisnu Pradana
Cimahi -

Jajaran personel kepolisian bakal melakukan pengawasan ketat di 48 titik di Kota Cimahi selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Hal itu dilakukan demi mencegah penyebaran COVID-19.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan personel yang diterjunkan mengawasi titik tersebut juga sekaligus mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga akan rutin menggelar operasi yustisi di pusat keramaian.

"Operasi yustisi tiap hari dilaksanakan selama PSBM berlangsung. Di Kota Cimahi ada 48 titik yang akan kami jaga," ungkap Yoris, Kamis (17/9/2020).

Warga yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak mengenakan masker akan mendapat teguran. Jika kemudian mereka yang melawan petugas bisa dikenai sanksi pidana sesuai maklumat Kapolri.

Operasi yustisi sendiri akan dilaksanakan pagi, siang, dan sore. Pada malam hari, pihaknya akan menertibkan warga yang masih berkerumun untuk mencegah penularan COVID-19.

"Sanksi teguran kalau warga melanggar protokol kesehatan. Tapi kalau ditegur dan melawan petugas bisa dikenakan pidana," ucapnya.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna menginstruksikan aparat kewilayahan untuk menjaga akses keluar masuk warga luar daerah. Jika ada warga luar yang datang harus melapor ke lurah dan Puskesmas setempat.

"Para jajaran RW ini yang akan melakukan penjagaan, bagaimana wilayahnya jangan keluar masuk orang luar daerah. Kalau tamu datang apalagi menginap, bawa ke kelurahan lalu ke Puskesmas untuk rapid tes," katanya.

Untuk pembatasan jam malam Ajay mengaku sudah menyebar surat edaran. Dalam surat tersebut juga memuat batasan operasional kegiatan ekonomi dan batasan masyarakat untuk beraktivitas di ruang publik maksimal pukul 21.00 WIB.

"Ada rencana membatasi jam operasional pusat perbelanjaan seperti PSBB waktu itu. Kalau jam malam warga berkerumun sampai jam 9 malam, lebih dari itu kami bubarkan. Untuk ruas jalan tidak ada yang ditutup, tapi penutupan akses wilayah masing-masing saja," ujarnya.

Tonton video 'CDC Sebut Masker Lebih Efektif daripada Vaksin Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)