Petani Palawija di Sukabumi Keluhkan Serangan Hama Keresek

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 12:20 WIB
Petani di Sukabumi
Petani palawija di Sukabumi. (Foto: istimewa)
Sukabumi -

Hama yang disebut Hawar Daun Bakteri (HBD) atau dikenal juga dengan sebutan hama keresek menyerang petani palawija di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Akibatnya pertumbuhan tanaman petani terganggu hingga terancam gagal panen.

Didin Fahrudin (50), salah seorang petani cabai, menyebut kondisi ini terjadi sejak perubahan cuaca. Seluruh daun yang diserang hama keresek berubah memutih dan pertumbuhannya terhambat.

"Mayoritas hama itu, menyerang pada bagian daun tanaman padi atau palawija berubah menjadi memutih, ini terjadi di puluhan area lahan petani termasuk saya," kata Didin, Rabu (16/9/2020).

Didin khawatir ketika kondisi ini dibiarkan maka tanaman palawija yang ditanam petani di Kecamatan Kebonpedes menurun hasil panennya. "Tanaman cabai rawit yang saya tanam di lahan seluas 30 area, telah diserang hama itu. Dari benih cabai sebanyak setengah litr harusnya bisa memanen antara 50 kilogram sampai satu kuintal, namun melihat kondisi sekarang paling bagus bisa dapat 30 kilogram saja," keluhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pemandu Petani Desa Kebonpedes, Asep Saepudin, mengatakan pihaknya membenarkan soal keluhan petani di wilayah Kecamatan Kebonpedes terkait hama keresek yang mengganggu pertumbuhan tanaman palawija petani.

"Serangan hama ini, terjadi akibat dari berbagai faktor. Selain terjadinya akibat perubahan musim dari musim hujan ke musim kemarau, hama itu juga terjadi karena bibit variates tanaman tidak unggul. Sehingga, saat terjadi perubahan musim, hama itu langsung menyerang pada bagian daun tanaman," tutur Asep.

Selanjutnya
Halaman
1 2