Unak Anik Jabar

4 Mata Air Unik di Ciamis Ini Dipercaya Memiliki Khasiat

Dadang Hermansyah - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 09:41 WIB
Mata Air Ciwasiat
Mata air Ciwasiat di Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis -

Selain tempat wisata, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memiliki banyak lokasi menarik dan unik untuk didatangi. Berikut empat tempat mata air unik di Ciamis, yang konon memiliki khasiat tersendiri.

Situ Lengkong Panjalu

Situ Lengkong Panjalu merupakan danau tempat wisata ziarah di Kecamatan Panjalu, Ciamis. Air dari situ ini biasa dijadikan oleh-oleh para peziarah.

Bagi yang ingin mencobanya, pengunjung harus ke Nusa gede. Itu merupakan sebuah pulau yang berada di tengah-tengah situ (danau) Lengkong. Untuk mencapainya tersedia jasa angkutan perahu.

Air yang ada di Nusa gede ini berasal dari situ kemudian disuling ke atas dan disaring, disimpan dalam penampung air. Sehingga wisatawan maupun peziarah tinggal memutar kran untuk minum, berwudu maupun dibawa pulang dengan ditampung pakai botol plastik.

Air Zam-zam dari Situ Lengkong Panjalu, CiamisSitu Lengkong Panjalu, Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)

Konon, menurut sejarah, Situ lengkong ini terbentuk dari air zamzam yang dibawa oleh Raja Panjalu Prabu Boros Ngora dari Timur Tengah, setelah menimba ilmu Islam kepada Sayyidina Ali RA.

Juru kunci Nusa Gede Situ Lengkong, Abdul Azis mengatakan air 'zamzam' di Situ Lengkong ini dipercaya dapat memberikan keberkahan. Namun ini hanya perantara saja, karena seseorang harus tetap istikamah dengan mencari rida yang Maha Kuasa.

Abdul Azis bercerita sejarah singkat terbentuknya danau ini. Raja Panjalu Prabu Boros Ngora awalnya bukan seorang muslim. Ia dikenal seorang yang hebat, sering menantang seseorang yang jago beladiri.

Saat itu Prabu Boros Ngora berjalan menuju Timur Tengah dan bertemu dengan Sayyidina Ali, lalu bertarung dan mengakui kehebatan Sayyidina Ali hingga memutuskan menjadi muridnya. Prabu Boros Ngora menjadi seorang muslim dan namanya diganti menjadi Syeh Abdul Iman.

"Saat pulang, Prabu Boros Ngora mendapat oleh-oleh pesang dan air 'zamzam' di wadah gayung, tapi gayung itu bolong. Setelah sampai di Panjalu, lalu ditumpahkan di lokasi ini luasnya 51 hektar, sehingga menjadi Situ Lengkong Panjalu," ujar Abdul Azis di Nusa Gede.

Air Zam-zam dari Situ Lengkong Panjalu, CiamisAir 'zamzam' dari Situ Lengkong Panjalu, Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4