Polisi Sebut 'Big Boss' Paket Kurban Cianjur Sakit-Dirawat di RS Bandung

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 12:07 WIB
Rumah mewah milik HA, terlapor kasus dugaan penipuan investasi paket kurban dipasang garis polisi
Foto: Rumah HA, 'Big Boss' paket kurban bodong Cianjur dipasangi garis polisi (Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

Polisi berhasil melacak keberadaan HA, 'Big Boss' Paket Kurban Bodong Cianjur. Namun 'Big Boss' yang diduga menipu ribuan konsumen belum bisa dijemput paksa lantaran sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Bandung.

"Begitu dua kali pemanggilan kemarin tidak hadir, kami langsung lacak lokasinya dan akan jemput paksa. Tetapi terlapor mengeluhkan sakit dan dirawat di salah satu rumah sakit di Bandung," kata Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai, Kamis (10/9/2020).

Dia menyatakan akan melakukan pengecekan ke rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatan HA. Pasalnya, dia khawatir kabar sakitnya HA hanya menjadi alasan agar tidak perlu memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan.

"Kita akan cek tentang kondisi kesehatannya, dan kita juga akan menanyakan kepada dokter yang menanganinya, apakah benar dia sakit atau tidak," ucap Rifai.

Menurutnya, apabila HA benar sakit pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Setelah dirasa kondisi kesehatannya membaik maka akan segera dilakukan pemeriksaan.

"Setelah membaik, langsung kami bawa untuk diperiksa kaitan dugaan penipuan dengan korban ribuan orang dan kerugian puluhan miliar rupiah," ujarnya.

Seperti yang diketahui, Cianjur dihebohkan dengan munculnya dugaan kasus penipuan dengan modus paket murah. Hanya dengan membayar iuran Rp 15 ribu per bulan selama 10 bulan, peserta diiming-imingi mendapatkan kambing. Sedangkan untuk paket kurban sapi, peserta cukup membayar iuran Rp 50 ribu per bulan selama 10 bulan.

Sayangnya, paket tersebut tak kunjung datang. Sehingga ratusan korban menggeruduk rumah mewah milik BigBoss paket bodong di Desa Limbangansari Kabupaten Cianjur.

Setelah proses hukum berjalan, polisi mengeluarkan surat pemanggilan pada HA. Namun 'Big Boss' paket kurban bodong itu mangkir dari dua kali pemanggilan.

(mso/mso)