'Big Boss' Paket Kurban Bodong Mangkir Panggilan Polres Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 19:04 WIB
Ratusan orang yang menjadi korban penipuan paket kurban Cianjur melapor.
Korban paket kurban 'Big Boss' melapor polisi (Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Polres Cianjur mengeluarkan surat panggilan terhadap HA, 'Big Boss' Paket Kurban Bodong yang diduga menipu ribuan pesertanya. Namun HA tidak memenuhi panggilan polisi.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton, mengatakan proses penyelidikan sudah naik menjadi penyidikan sehingga polisi mulai melakukan pemanggilan terhadap Big Boss Paket Kurban sebagai terlapor kasus dugaan penipuan.

"Sudah dilakukan pemanggilan pertama, tapi terlapor tidak hadir. Tidak memberi alasan dan tidak ada konfirmasi juga," kata dia kepada detik.com saat ditemui di Mapolres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya polisi bakal melayangkan surat panggilan kedua. Jika tak lagi memenuhi panggilan, terlapor akan dijemput paksa oleh petugas.

"Segera dikeluarkan panggilan kedua. Setelah itu baru dijemput paksa untuk kami mintai keterangan," kata dia.

Namun Anton menyebutkan jika belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. "Belum ada tersangka, masih kami kumpulkan barang bukti," ungkapnya.

Seperti yang diketahui, beberapa pekan lalu Cianjur dihebohkan dengan munculnya dugaan kasus penipuan dengan modus paket murah. Bahkan untuk mendapatkan seekor kambing, peserta hanya perlu membayar Rp 15 ribu per bulan selama 10 bulan.

Sedangkan untuk paket kurban sapi, peserta cukup membayar iuran Rp 50 ribu per bulan selama 10 bulan.

Sayangnya, paket tersebut tak kunjung datang. Sehingga ratusan korban menggeruduk rumah mewah milik BigBog paket bodong di Desa Limbangansari Kabupaten Cianjur.

(mud/mud)