KAMI Bersiap Deklarasi, Pemkot Bandung Ingatkan Klaster Baru Corona

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 13:13 WIB
Massa yang tergabung dalam Ikatan Cendikia Cipayung gelar aksi di depan Gedung Sate, Bandung. Mereka menolak rencana deklarasi KAMI di Kota Bandung.
Demo tolak deklarasi KAMI di Bandung (Foto: Wisma Putra/detikcom).

Untuk persoalan izin acara KAMI Jabar tersebut, Yana menyatakan hal itu di ranah kepolisian. "Saya pikir kepolisian punya pendapat sendiri," ucapnya.

"Kami dari gugus tugas meminta semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan sebaiknya tidak dilakukan dulu," tutur Yana menambahkan.

Sekadar diketahui, deklarasi KAMI Jawa Barat kemungkinan batal digelar di Gedung Balai Sartika Bikasoga, Kota Bandung, Senin (7/9/2020). Pengelola Bikasoga tidak bisa memfasilitasi acara deklarasi tersebut, karena alasan pandemi COVID-19.

Beredar surat dari pengelola Bikasoga yang ditujukan kepada Ketua Pelaksana Deklarasi KAMI Jabar Harry Mulyana. Dalam surat bertanggal 1 September 2020 itu, Direktur Bikasoga Gusti Raizal Eka Putra menulis belum bisa memfasilitasi deklarasi KAMI Jabar.

Raizal mengatakan pembatalan memfasilitasi deklarasi ini telah dirundingkan bersama jajaran Direksi PT Bikasoga. "Mengingat bahwa saat ini selama masa pandemi COVID-19, kami hanya fokus terhadap penyelenggaraan kegiatan pernikahan saja yang dilaksanakan di Gedung Balai Sartika," tulis Raizal.

Ketua Pelaksana Deklarasi KAMI Jabar Harry Mulyana mengatakan kegiatan deklarasi akan tetap dilaksanakan pada Senin mendatang. Saat ini, pihaknya masih mencari lokasi yang tepat untuk acara yang dikabarkan akan dihadiri oleh 70 ormas dan komunitas, serta perwakilan KAMI di kabupaten/kota di Jabar.

Rencanaya, pada deklarasi KAMI Jabar akan dihadiri oleh sejumlah figur seperti Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan mantan Ketua Umum MUI Din Syamsuddin. "Acaranya tetap akan berlangsung, kita lagi cari tempat. Nanti acaranya dari jam 8-12, tetap jalan," ujar Harry saat dihubungi wartawan.


(bbn/bbn)