Walkot Bandung Oded M Danial Bantah Telah Diperiksa KPK Terkait RTH

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 14:59 WIB
Wali kota bandung oded m danial
Foto: Siti Fatimah
Bandung -

Wali Kota Bandung Oded M Danial yang merupakan mantan Anggota DPRD Kota Bandung 2009-2014 membantah telah dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Pemkot Bandung pada 2012.

"Mang Oded belum mendapatkan surat panggilan," kata Oded via sambungan telepon, Rabu (2/9/2020).

Oded mengaku mengetahui informasi anggota dewan periode 2009-2014 akan diperiksa KPK dari Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan.

"Kalau kemarin hari Senin saya dapat kabar dari Pak Ketua DPRD yang mendapatkan surat panggilan untuk menjadi saksi, ada beberapa orang tapi tidak menyebutkan jumlahnya," ungkapnya.

Oded menegaskan jangankan diperiksa, hingga saat ini belum menerima surat pemanggulan. "Sampai hari ini saya enggak dapat. Saya tanya ke sekpri saya tanya belum, biasanya (kalau ada surat) ada," tambahnya.

Meski begitu Oded menyatakan siap dipanggil KPK untuk jadi saksi kasus dugaan korupsi RTH Pemkot Bandung itu, yang saat itu wali kotanya Dada Rosada. "Sebagai warga yang baik dan taat saya kira siap saja. Harus siap," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan penyidik KPK telah memeriksa 26 saksi terkait kasus dugaan korupsi terkait pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Pemkot Bandung pada 2012. Dari 26 saksi, satu di antaranya Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial.

Oded diperiksa dalam kapasitas sebagai anggota DPRD Kota Bandung 2009-2014. Pemeriksaan dilakukan pada Selasa (1/9) kemarin di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, dan di Polrestabes Bandung, Jawa Barat. Penyidik memeriksa 14 saksi di Polrestabes Bandung dan 12 saksi di gedung KPK.

Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan penyidik memeriksa 26 saksi ini untuk mendalami pengadaan tanah proyek RTH Bandung. Penyidik mendalami kegiatan pembangunan RTH itu.

"Penyidik mengkonfirmasi kepada para saksi tersebut terkait kegiatan proyek yang diduga dilakukan oleh TSK DS (Dadang Suganda) dalam pengadaan tanah untuk RTH, dan peruntukan lain diantaranya pembangunan sarana pendidikan, pertanian dan perkantoran di atas lahan RTH," ujar Ali kepada wartawan, Rabu (2/9/2020).

Simak video 'KPK Tetapkan Pengusaha DS Jadi Tersangka Kasus Korupsi RTH Bandung':

[Gambas:Video 20detik]



(wip/ern)