11 Pasien di Pangandaran Sembuh dari Corona

Faizal Amiruddin - detikNews
Kamis, 20 Agu 2020 17:02 WIB
Poster
Ilustrasi penanganan pasien Corona. (ilustrator: Edi Wahyono)
Pangandaran -

Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Pangandaran pada Kamis (20/8/2020) ini diwarnai kabar baik. Yaitu kesembuhan 11 pasien positif Corona, yang terdiri dari 10 pasien di Desa Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, dan 1 pasien di Dusun Parapat, Kecamatan Pangandaran.

"Sebelas pasien yang sebelumnya dinyatakan positif, kini sudah negatif. Itu diketahui setelah kami melakukan tes swab kedua," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Ahmad Marzuki. Tapi 11 orang itu, tetap diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

Sebelumnya kasus pasien positif Corona di Kabupaten Pangandaran per hari Rabu (19/8) mengalami lonjakan signifikan. Data pasien positif yang sehari sebelumnya tercatat sebanyak 29 orang, dalam sehari ini bertambah menjadi 40 orang. Atau ada penambahan pasien positif sebanyak 11 orang.

"Mereka terdiri dari 10 orang warga Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar dan seorang warga Kecamatan Pangandaran," kata Yani.

Temuan 10 orang positif Corona di Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar merupakan hasil tes swab massal terhadap 150 orang warga setempat.

Tes swab massal dilakukan pada tanggal 11 Agustus lalu. Dasarnya adalah penelusuran kontak, menyusul adanya seorang pasien positif waktu itu. Hasil tes swab baru keluar hari Rabu kemarin.

"Sebagai bagian dari langkah penanganan, tadi malam kami lakukan tes swab kedua. Karena tes swab yang pertama atau yang menyatakan mereka positif dilakukan pada 11 Agustus. Nah setelah tadi malam dites lagi, Alhamdulillah hasilnya negatif," kata Yani.

Menurutnya, diduga semua pasien memiliki imunitas tubuh yang baik, sehingga dalam waktu 7 hari mereka bisa sembuh dari serangan virus Corona. Selain itu Yani juga memaparkan ketersediaan alat tes swab yang dimiliki Labkesda Pangandaran cukup membantu penanganan kasus COVID-19 menjadi lebih cepat.

Tonton video 'Kasus Aktif Covid-19 RI di Bawah Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)