Lebihi Target, Pendaftaran Relawan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Ditutup

Yudha Maulana - detikNews
Minggu, 16 Agu 2020 17:04 WIB
Penampakan vaksin Corona Sinovac
Ilustrasi (Foto: Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Jumlah pendaftar relawan uji klinis COVID-19 telah melebihi target, yakni 1.866 orang. Hal ini, membuat proses pendaftaran relawan untuk uji klinis ditutup lebih cepat dari rencana sebelumnya, yakni 31 Agustus mendatang.

Juru Bicara Uji Klinis vaksin COVID-19 Rodman Tarigan mengatakan, hingga 15 Agustus jumlah relawan telah mencapai kuota yang ditentukan. Menurutnya, animo masyarakat untuk melakukan aksi bela negara lewat relawan vaksin sangat tinggi di tengah pandemi ini.

Meski jumlah pendaftar melebihi kuota, penyuntikan kandidat vaksin dari Sinovac itu akan tetap diberikan kepada 1.620 relawan. Pasalnya, vaksin akan diberikan kepada mereka yang memenuhi persyaratan, yang di antaranya sehat, bebas COVID-19 dan berdomisili di Kota Bandung.

"Tetap 1.620 relawan, kita harapkan yang 1.620 sesuai kriteria, kalau terpenuhi kriteria 1.620. Ditutup untuk pendaftaran," kata Rodman saat dihubungi wartawan, Minggu (16/8/2020)

Sementara ketika disinggung soal rencana pejabat yang akan menjadi relawan uji vaksin, Rodman mengaku belum mendapat laporan. Dia tidak mengetahui secara pasti apakah data para pejabat itu masuk ke Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad atau ke Puskesmas.

Seperti diketahui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana hingga Kapolda dan Pangdam siap mengikuti uji klinis ini.

"Untuk ini saya belum dapat laporan dari tim data base," ucapnya.

Hingga Jumat kemarin, sebanyak 120 orang relawan telah diberikan suntik vaksin yang pertama. Uji klinis fase ketiga tersebut dilakukan di lima tempat yakni Puskesmas Ciumbuleuit, Puskesmas Dago, Puskesmas Sukapakir, Puskesmas Garuda dan Balai Kesehatan Unpad.

Tonton video 'Komite PCPEN Berencana Eksekusi Langsung Produksi Obat Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)