Panitia-Calon Kades Desak Pilkades di Ciamis Tetap Digelar 15 Agustus

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 14:04 WIB
Sejumlah calon kepala desa dan panitia menggelar aksi demo meminta Pilkades tetap digelar.
Sejumlah calon kepala desa dan panitia menggelar aksi demo meminta Pilkades Serentak di Ciamis tetap digelar. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom).
Ciamis -

Sejumlah panitia dan calon kepala desa melakukan aksi demonstrasi di depan Sekretariat Daerah dan DPRD Kabupaten Ciamis, Kamis (13/8/2020). Mereka menuntut agar Pilkades Serentak di Kabupaten Ciamis tetap dilanjutkan.

Massa aksi juga mendesak Bupati Ciamis Herdiat Sunarya untuk kembali menghadap ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar pelaksanaan Pilkades di Ciamis digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni 15 Agustus 2020.

Peserta aksi yang juga salah seorang Panitia Pilkades Desa Cibeureum, Sukamantri, Iyar mengatakan ia datang ke Pendopo Ciamis bersama para calon dan dari beberapa desa lainnya.

"Tuntutannya agar Pilkades tetap dilanjutkan. Semua calon, panitia sudah capek tenaga dan pikiran. Sekarang sudah tahapan masa tenang tinggal 2 hari lagi, tidak ada waktu lagi berdiam. Ke Bupati minta difasilitasi agar memiliki legalitas formal supaya Pilkades dilaksanakan," ujarnya.

Menurut Iyar, dengan penundaan Pilkades dari Mendagri ini banyak risiko dan dampak. Masyarakat akan merasa tidak percaya lagi terhadap pemilihan, karena seperti dianggap main-main. Bahkan surat undangan pemilihan telah disebar ke masyarakat.

"Persiapan sudah 100 persen, tahapan sudah dilaksanakan semuanya. Kalau ditunda lagi akan ada pembengkakan biaya. Karena itu Pilkades kami minta dilanjutkan," katanya.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menuturkan massa yang datang ini meminta agar Mendagri bisa mengizinkan Pilkades serentak tetap digelar. Mereka juga mengaku siap menerapkan protokol kesehatan jika Pilkades dilaksanakan.

"Kami masih berupaya, masih ada waktu 2 hari untuk berusaha. Kita memang sangat rawan kalau ditunda. Kondusifitas sangat rawan," ujar Herdiat.

Diberitakan sebelumnya, usaha Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memperjuangkan agar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar 15 Agustus 2020 akhirnya gagal. Kementerian Dalam Negeri tetap meminta sejumlah daerah termasuk Ciamis untuk menunda pelaksanaan Pilkades.

"Kami sudah mengupayakan semaksimal mungkin dan berkonsultasi langsung dengan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri RI Nata Irawan dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Keputusan Mendagri tetap menunda pelaksanaan Pilkades. Menurutnya ada hal penting lain menyangkut keputusan nasional, kita harus loyal dengan keputusan pusat," ucap Herdiat Sunarya melalui Humas Setda Ciamis Ani Supiani via pesan singkat, Rabu (12/8/2020).

(mso/mso)