Pilkades Serentak di Ciamis Resmi Ditunda!

Dadang Hermansyah - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 20:01 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertemu dengan pihak Kemendagri.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertemu denga pihak Kemendagri (Foto: Istimewa).
Ciamis -

Usaha Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memperjuangkan agar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar 15 Agustus 2020 akhirnya gagal. Kementerian Dalam Negeri tetap meminta sejumlah daerah termasuk Ciamis untuk menunda pelaksanaan Pilkades.

"Kami sudah mengupayakan semaksimal mungkin dan berkonsultasi langsung dengan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri RI Nata Irawan dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Keputusan Mendagri tetap menunda pelaksanaan Pilkades. Menurutnya ada hal penting lain menyangkut keputusan nasional, kita harus loyal dengan keputusan pusat," ucap Herdiat Sunarya melalui Humas Setda Ciamis Ani Supiani via pesan singkat, Rabu (12/8/2020).

Pemkab Ciamis telah mengerahkan upaya untuk meyakinkan Kemendagri untuk melanjutkan tahapan pelaksanaan Pilkades. Namun, Pihak kementerian tetap dengan pendiriannya untuk menunda pelaksanaan Pilkades.

"Kepada Para Pjs Kepala Desa, Panitia, Calon Kepala Desa dari 143 Kecamatan di Kabupaten Ciamis agar bersabar dan menerima keputusan yang telah ditetapkan oleh Kemendagri serta jaga kondusifitas," terangnya.

Setelah mendapat informasi dari Bupati Ciamis bahwa Pilkades ditunda, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra saat melakukan video conference dengan para Camat di Ciamis.

Yana menjelaskan Pemkab Ciamis mendapat surat instruksi dari Mendagri 10 Agustus 2020 tentang penundaan pelaksanaan Pilkades serentak. Hal itu sangat mengejutkan semua pihak. Karena tahapan Pilkades Ciamis sudah memasuki masa tenang dan akan melakukan pencoblosan pada Sabtu 15 Agustus 2020.

"Kemarin kita bersepakat untuk mengupayakan agar Pilkades tetap dilaksanakan. Pak Bupati ke Jakarta. Karena kita memahami anggaran yang dikeluarkan tidak sedikit, tenaga dan pikiran yang dikeluarkan oleh para calon dan panitia," ungkapnya.

Jam 10.00 WIB Bupati bertemu dengan Dirjen Pemdes, tapi tak bisa ambil keputusan. Kemudian Pukul 16.00 WIB lebih lebih Bupati bertemu dengan Mendagri. Dengan hasil yang tidak menggembirakan bagi Pemkab Ciamis.

"Hasilnya bahwa pak Menteri tetap pada keputusan isi surat Mendagri tentang penundaan Pilkades serentak di seluruh Indonesia. Tak mengizinkan kota/kabupaten manapun untuk melaksanakan Pilkades serentak. Sebelum Pilkada serentak dilaksnakan," katanya.

"Dengan berat hati kami menyampaikan ke Camat supaya bisa disampaikan ke desa yang melaksanakan Pilkades serentak bahwa itu ditunda sampai pilkada serentak. Besok kami resmi akan berkirim surat resmi," tambah Yana.

(mso/mso)