2 Eks Kalapas Sukamiskin Jadi Saksi Kasus Suap

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 12 Agu 2020 12:07 WIB
Eks Kalapas Sukamiskin Saksi Kasus Suap
Suasana sidang kasus suap. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Sidang berlanjut. Kepada hakim, jaksa menyatakan bila Wahid akan diperiksa di akhir. Oleh karena itu, Wahid Husen dipersilakan untuk ke luar ruang persidangan terlebih dahulu.

Jaksa KPK M Takdir Suhan menjelaskan pemanggilan Wahid ini dilakukan guna menggali keterangan terkait kasus suap dengan terdakwa Radian Azhar.

"Tim JPU akan menggali mengenai dugaan asal usul penerimaan mobil dari Terdakwa Radian Azhar," kata jaksa.

Sebelumnya, Seorang pengusaha Rahadian Azhar didakwa menyuap eks Kalapas Sukamiskin dengan memberi mobil senilai setengah miliar. Suap tersebut dilakukan agar perusahaan terdakwa jadi mitra di Lapas Sukamiskin.

Hal itu tertuang dalam dakwaan yang dibacakan jaksa KPK saat sidang perdana di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (15/7/2020).

"Terdakwa telah memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu memberikan satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4x2 tahun 2018 warna hitam seharga Rp 517 juta kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara yaitu kepada Wahid Husen selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung," ucap jaksa KPK M Takdir Suhan saat membacakan dakwaan.

Kasus penyuapan itu terjadi pada tahun 2018 saat Wahid Husen menjabat sebagai Kalapas Sukamiskin Bandung. Menurut jaksa, tujuan pemberian mobil tersebut dilakukan agar perusahaan Rahadian yakni PT Glori Karsa Abadi agar menjadi mitra dalam pemenuhan kebutuhan di dalam Lapas Sukamiskin.

"Dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya, yaitu pemberian mobil tersebut dimaksudkan agar Wahid Husen menunjuk terdakwa menjadi mitra kerjasama di Lapas Sukamiskin," kata Takdir.

Halaman

(dir/bbn)