Jabar Hari Ini: Siswi SMA Dibunuh Pacar-Perampok Tewas Diberondong Peluru

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 19:47 WIB
Penemuan mayat pria luka tembak di dalam mobil hitam bernomor polisi T-1143-AG yang penuh dengan berondongan peluru menghebohkan warga Purwakarta.
Petugas melakukan olah TKP penemuan mayat penuh luka tembak di Purwakarta (Foto: Dian Firmansyah/detikcom).
Bandung -

Sejumlah pemberitaan menyita perhatian pembaca di Jabar, Rabu (6/8/2020). Mulai dari siswi di Bandung dibunuh pacar hingga perampok tewas diberondong peluru.

Berikut rangkuman beritanya di Jabar Hari Ini:

Siswi di Bandung Dibunuh Pacar

Siswi SMA di Rancaekek dibunuh pacarnya yang juga masih duduk di bangku SMK. Pelaku mengaku cemburu buta hingga tega menghabisi korban dengan menjeratnya pakai tali tambang usai menyetubuhinya.

Pada Rabu (5/8/2020) sore, korban mendatangi rumah kontrakan orang tua pelaku. Pengakuan pelaku, keduanya lantas melakukan hubungan badan.

Selesai berhubungan badan, perempuan malang tersebut dicecar pertanyaan terkait seseorang yang diunggah di media sosialnya. Ia pun mengakui bahwa pria dalam postingan tersebut merupakan pacarnya.

"Anak berhadap hukum (pelaku) dan anak korban ini punya hubungan pacaran, ternyata anak korban ini, memiliki pacar lain pada saat itu," ujarnya Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan, Kamis (6/8/2020).

Mengetahui hal tersebut, kata Hendra, pelaku pun gelap mata. Ia lalu menjerat korban menggunakan seutas tali tambang yang ia temukan di sekitar rumahnya.

"Setelah itu si anak berhadapan hukum merasa cemburu karena anak korban ini memiliki pacar lain yang diupload di medsos. Atas dasar itu secara spontan anak berhadapan hukum menemukan tali, setelah berhubungan badan, dijerat lehernya (korban) dan dimasukan kedalam karung," ungkapnya.

Hendra menjelaskan pelaku tidak membuang jasad korban ke lokasi yang jauh dari rumahnya, melainkan disimpan di depan rumahnya. Ibunya yang melihat karung tersebut, menanyakan isi dari karung tersebut.

Pelaku tidak banyak mengelak, ia mengakui telah membunuh pacarnya sendiri. Setelah mengungkapkan perbuatannya, ia pun diantar ke Polsek Rancaekek untuk menyerahkan diri.

Polisi pun langsung melakukan olah TKP. Dari identifikasi sementara, polisi menemukan sebuah luka bekas jeratan dan juga darah pada bagian alat kelamin korban. Saat ini, jasad korban diautopsi di RS Sartika Asih.

Ia pun mesti menanggung risiko akibat perbuatannya. Ia terancam dijatuhi hukuman selama 15 tahun penjara. Meski demikian, penerapan proses pidananya akan berbeda berhubung pelaku masih di bawah umur.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5