Bawaslu Kabupaten Sukabumi Periksa 3 PNS Aktif

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 16:13 WIB
Logo Bawaslu, gedung Bawaslu, ilustrasi gedung Bawaslu
Logo Bawaslu (Foto: Zunita Putri/detikcom)
Sukabumi -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi memeriksa tiga Pegawai Sipil Negeri (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga melanggar kode etik. Ketiga PNS itu diperiksa dengan temuan kasus yang berbeda, mulai dari mendaftarkan diri sebagai calon pada Pilkada Kabupaten Sukabumi dan soal netralitas karena diduga menghadiri kegiatan diikuti salah satu parpol.

"Ada tiga pemanggilan, jadi tiga kasus yang melibatkan ASN. Dugaan pelanggarannya sesuai PP 42 Tahun 2004 Pasal 11," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Harianto kepada detikcom, Kamis (6/8/2020).

Seluruh kasus tersebut dikatakan Teguh merupakan temuannya dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan serta pemanggilan saksi-saksi. Saat diminta informasi siapa PNS yang diduga melanggar kode etik tersebut, Teguh enggan membuka identitasnya.

"Mereka ini statusnya sebagai ASN aktif. Untuk identitas belum bisa disebutkan inisialnya karena masih proses. Karena untuk saksi juga di lindungi mengikuti prosedural," tutur Teguh menjelaskan.

Perjalanan kasus tersebut selain pemeriksaan, Bawaslu masih menggali klarifikasi dari ketiga PNS yang dimaksud. Selain ketiga PNS itu, Bawaslu juga memanggil beberapa saksi dari berbagai unsur.

"Kalau yang pertama kan ikut mendaftar, yang kedua juga sama tapi, parpolnya beda. Ketiga sekarang terakhir sama mendekati dan menghadiri kegiatan salah satu partai," ucap Teguh.

(sya/bbn)