Pandemi COVID-19

Soal Agustusan, Gugus Tugas Jabar: Harus Sesuai Protokol Kesehatan

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 19:19 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom).
Bandung -

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (GTPP Jabar) mengingatkan agar warga tetap menerapkan protokol kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam menyambut HUT ke-75 Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

"Semuanya harus sesuai protokol kesehatan. Mengenai izin keramaian ada di Polri masing-masing level pemerintahan," ucap Juru Bicara GTPP Jabar Berli Hamdani saat dihubungi, Rabu (5/8/2020).

Sementara itu Sekretaris GTPP Jabar Daud Achmad mengatakan, memang secara resmi belum ada arahan dari Ketua Umum GTPP Jabar Ridwan Kamil terkait hal tersebut.

Namun, ia mengimbau agar gelaran semacam lomba atau karnaval tidak dilakukan terlebih dahulu karena berpotensi menimbulkan keramaian. Seperti diketahui, ancaman penyebaran COVID-19 masih bisa terjadi, terutama dari orang tanpa gejala (OTG).

Menurutnya banyak cara yang lebih aman dan tak mengurangi semangat kemerdekaan itu sendiri. "Untuk merayakannya bisa dilakukan dengan cara lain, misal bakti sosial membantu sesama, para veteran dan para pejuang lainnya yang mengisi kemerdekaan ini," ucap Daud.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, sejumlah daerah ada yang melarang perayaan 17 Agustusan seperti Kota Bandung dan ada yang mengizinkan seperti Kabupaten Ciamis.

Pemkot Bandung melarang warga Kota Bandung menggelar lomba dan karnaval merayakan HUT RI pada 17 Agustus di tengah pandemi Corona atau COVID-19.

"Dilarang, kan tidak boleh ada kerumunan," kata Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Rabu (5/8/20209).

Yana menjawab hal itu saat ditanya apakah boleh atau tidaknya warga gelar lomba dan karnaval Agustusan tahun ini. Sekadar diketahui, acara karnaval kerap digelar warga untuk merayakan HUT RI.

Tak hanya karnaval, kegiatan lomba Agustusan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dilarang karena dikhawatirkan terjadi penyebaran virus COVID-19. Sedangkan untuk pelaksanaan upacara bendera Hari Kemerdekaan RI, Pemkot Bandung masih menunggu arahan pemerintah pusat.

Tonton video 'Jokowi Tak Ingin Pilkada 2020 Jadi Klaster Baru Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)