DKM Masjid Agung Sumedang Akan Bagikan Daging Kurban ke Rumah Warga

Muhamad Rizal - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 19:21 WIB
Panitia kurban Masjid Al Latief Bandung mendistribusikan daging kurban menggunakan wadah dari anyaman bambu atau besek. Hal itu dilakukan untuk mengurangi sampah plastik.
Daging kurban (Foto: Yudha Maulana)
Sumedang -

Pada Idul Adha tahun ini, DKM Masjid Agung Sumedang akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari Sabtu (1/8/2020). Proses pembagiannya dilakukan langsung ke rumah-rumah warga.

Pengurus Masjid Agung Sumedang, Wawan Kurniawan mengatakan pembagian daging hewan kurban tahun ini bakal diantar panitia ke rumah-rumah warga, hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan saat penyembelihan selesai. Sebab biasanya usai penyebelihan warga berkerumun untuk mengambil jatah hewan kurban.

"Warga yang ingin mendapat daging kurban hanya menyerahkan identitas. Nanti panitia yang akan mengantar daging kurban sesuai alamat di KTP," kata Wawan melalui via telepon, Jumat (31/7/2020).

kata Wawan, pihaknya memastikan bakal menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk adanya pembatasan jumlah petugas dan panitia kurban. Bahkan untuk melakukan penyembelihan dan pembagian hewan kurban pihaknya hanya menyiapkan sekitar 10 petugas saja.

"Kalau penyembelihan seperti biasa, tapi sekarang panitia dibatasi gak boleh lebih dari 50 orang," katanya.

Sementara itu, pihaknya saat ini sudah menerima titipan hewan kurban sebanyak 25 ekor yang berasal dari warga, perusahaan dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

"Untuk Idul adha tahun ini kami menerima titipan 7 ekor sapi dan 18 ekor kambing. Ada satu ekor sapi dari pak Bupati dan kambing dari warga," ucap Wawan.

Maka, Kata Wawan, bagi warga yang akan datang ke Masjid Agung Sumedang diharapkan untuk tidak hadir dalam pengambilan daging hewan kurban, pasalnya pembagian daging tersebut akan diantar oleh panitia ke rumah masing-masing.

"Jadi kami mengimbau agar warga tidak datang ke lokasi saat penyembelihan. Kami juga sudah pasang tulisan imbauan di sekitar masjid agar warga tidak datang ke lokasi," ucapnya.

(mud/mud)