Masjid Al Latief Bandung Pakai Besek untuk Daging Kurban

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 15:37 WIB
Masjid Al Latief Bandung pakai besek untuk bagikan daging kurban
Masjid Al Latief Bandung pakai besek untuk bagikan daging kurban (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Panitia kurban Masjid Al Latief di Jalan Saninten, Kota Bandung menggunakan 1.500 wadah dari anyaman bambu atau besek dalam membagikan daging kurban ke para penerima (mustahik). Cara ini diyakini bisa mengurangi sampah plastik, yang mungkin menumpuk setelah digunakan.

Pantauan detikcom di Masjid Al Latief, Jumat (31/7/2020), panitia pemotongan hewan kurban memasukkan daging seberat satu kilogram ke dalam besek yang telah disediakan.

Agar cairan dari daging tak merembes keluar, panitia pun memberikan alas berupa daun pisang di dalamnya.

Terlihat pula panitia lainnya yang masih berjibaku menguliti dan memotong ternak di bagian luar samping masjid. Tak banyak warga yang berkerumun di sana.

Pengurus Masjid Al Latief Iday mengatakan, pengadaan besek berasal dari sejumlah komunitas dan jemaah masjid yang menjadi donatur. Penggunaan besek ini sudah dilakukan dua tahun berturut-turut di Masjid Al Latief.

"Mereka nge-DM kita lewat sosial media, IG, boleh kita kerjasama lewat segala macem ? ya kita menyambut baik, karena kita juga punya visi dan tujuan sama kaya mereka, kalau mereka zero waste Kalau kita less waste," kata Iday.

"Kenapa kita less waste ? Setidaknya kita harus meminimalisir dulu, kalau zero waste kan harus nol pisan kita masih menggunakan plastik utk hal-hal yang besar ya, kayak kaki dan kepala sapi enggak bisa masuk ke besek ya," ujarnya melanjutkan.

Iday mengatakan, selain lebih ramah lingkungan. Penggunaan besek juga memberdayakan para perajin besek dan pembudidaya kayu di daerah. Ia berharap lingkungan lebih terjaga, namun perekonomian di daerah bisa terus berputar.

Ketua Panitia Kurban Masjid Al Latief Kustaman mengatakan, pada tahun ini pihaknya membatasi jumlah hewan ternak yang dititipkan.Sebab pihaknya menyesuaikan dengan keadaan pandemi dan aturan pemerintah agar tak berkerumun.

Tahun ini panitia kurban di Masjid Al Latief hanya menyembelih 32 ekor kambing dan 11 sapi. Sementara tahun lalu 54 kambing dan 14 sapi.

"Kita kan sedang dalam masa pandemi ya jadi tidak dibagikan langsung ke mustahik di tempat penyembelihan, paling kita bagi ring 1, ring 2 dan ring 3 door to door. Terutama warga di sini keseluruhan, donatur, yayasan dan sebagainya," ujar Kustaman.

(yum/mud)