Hanya Warga Sekitar Diizinkan Salat Idul Adha di Masjid Agung Ciamis

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 15:14 WIB
Masjid Agung Ciamis
Masjid Agung Ciamis (Foto: Dadang Hermansyah/detikTravel)
Ciamis -

Pemkab Ciamis dipastikan tak akan menggelar salat Idul Adha tingkat Kabupaten di Halaman Masjid Agung atau kawasan Alun-alun. Namun DKM Masjid Agung Ciamis tetap menggelar salat Id hanya untuk warga sekitar.

Ketua DKM Masjid Agung Ciamis Wawan S Arifien menuturkan biasanya Salat Id digelar oleh PHBI tingkat Kabupaten. Sehingga DKM meminta izin untuk tetap menggelarnya untuk masyarakat sekitar masjid.

"Tetap melaksanakan salat Idul Adha untuk tingkat lingkungan masjid. Pemkab sudah menyetujuinya, digelar untuk warga Lingkungan Janggala. Karena mereka tidak memiliki tempat luas untuk salat Id, daripada Masjid Agung kosong," ucapnya, Kamis (30/7/2020).

DKM telah mempersiapkan protokol kesehatan di Masjid Agung Ciamis. Mulai dari memasang tanda jarak untuk jemaah dan pengecekan suhu tubuh.

Untuk Kurban saat ini, Masjid Agung Ciamis menyembelih 2 ekor sapi dari Bupati Ciamis dan Polres Ciamis. Panitia telah menyiapkan voucher hanya untuk 500 orang.

"Jadi mohon maaf kepada mustahik tidak bisa melayani banyak, maksimal hanya untuk 500 orang," katanya.

Sebelumnya sesuai hasil rapat, Pemkab Ciamis mengizinkan masyarakat melaksanakan salat Idul Adha di halaman Masjid Agung Ciamis (kawasan Alun-alun). Namun kini batal dilaksanakan karena berbagai pertimbangan.

Pemkab Ciamis telah mengeluarkan surat edaran Nomor 461.1/661/Kesra Tentang Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban saat Pandemi virus Corona di Ciamis. Dalam Surat Edaran yang diterima detikcom dari Humas Setda Ciamis itu ditandatangi Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Pada poin 9, disebutkan tidak diselenggarakannya shalat ldul Adha 1441 H/2020 M Tingkat Kabupaten Ciamis. Artinya tidak ada kegiatan salat Idul Adha tingkat di halaman Masjid Agung Ciamis atau di kawasan Alun-alun Ciamis batal digelar.

Dalam poin itu juga, masjid besar Kecamatan yang terletak di pinggir jalan raya atau yang berpotensi didatangi jamaah dari luar lingkungan, tidak diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan salat Idul Adha berjamaah.

Dalam edaran itu disebutkan, warga di daerah masih diizinkan melaksanakan salat Idul Adha berjamaah di masjid atau lapangan. Dengan catatan, daerah tersebut dinyatakan terkendali dan bebas COVID-19. Masyarakat di daerah tersebut bersifat homogen.

Pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, cek suhu dan jaga jarak 1 meter. Tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman, mempersingkat khutbah tanpa mengurangi syarat dan rukun.

Masyarakat Ciamis tidak diperbolehkan melaksanakan takbir keliling pada malam Idul Adha. Sebaiknya takbiran dilaksanakan di masing-masing masjid, dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

(mso/mso)