Tahun Ajaran Baru, Siswa TK-SMP di Bandung Barat Belajar Jarak Jauh

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 10:11 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi Corona (ilustrator: Edi Wayono)
Bandung Barat -

Siswa TK, SD, dan SMP di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dipastikan masih menerapkan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Tahun Ajaran Baru 2020-2021.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan KBB Dadang A Sapardan mengatakan pembelajaran jarak jauh tetap berjalan seperti sebelumnya. Ada dua model pembelajaran yang diterapkan, yakni pembelajaran dalam jaringan atau online serta pembelajaran luar jaringan atau offline.

"Tingkat TK, SD dan SMP itu tidak diperkenankan belajar tatap muka langsung, tapi semuanya pembelajaran jarak jauh dengan dua model, dalam jaringan atau online dan model luar jaringan atau offline," ujar Dadang, Senin (13/7/2020).

Pembelajaran dalam jaringan yakni siswa dan guru berinteraksi melalui media video. Sementara pembelajaran luar jaringan yakni orangtua siswa mengambil buku-buku paket yang nantinya akan dikerjakan siswa kemudian dikumpulkan per minggu atau per bulan.

"Untuk yang dalam jaringan itu seperti biasa, belajar melalui video. Kalau yang luar jaringan itu teknisnya pengerjaan soal di buku. Orang tuanya mengambil buku-buku paket yang harus dikerjakan, dikumpulkan bisa satu minggu sekali atau satu bulan sekali. Hari Sabtu kemarin sudah mengambil," tutur Dadang.

Hasil pendataan pembelajaran jarak jauh selama tiga bulan yang belakangan, sebanyak 81,34 persen melaksanakan pembelajaran dengan model dalam jaringan. Sedangkan 18,66 persen melaksanakan pembelajaran dengan model luar jaringan.

"Jadi kemarin memang masih konsentrasi pada pembelajaran online, guru mengajar melalui media video yang disaksikan siswa secara langsung. Sisanya offline atau mengerjakan soal," ujar Dadang.

Sementara itu perihal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di setiap sekolah di wilayah KBB pihaknya sudah menyarankan kepada seluruh sekolah untuk menyiapkan video profil sekolah dan materi-materi MPLS yang nantinya dibagikan kepada murid baru.

"MPLS lewat daring juga kemarin sudah disosialisasikan ke sekolah harus membuat video profil sekolah dan materi sekolah juga," ucap Dadang.

(bbn/bbn)