Jejak Ridwan Kamil Tangani COVID-19 di Jawa Barat

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 10:56 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Bantuan Sosial Senilai Rp 500 Ribu

Pada 26 Maret, Kang Emil mulai mengumumkan akan ada bantuan sosial bagi satu juta warga rawan miskin yang terdampak COVID-19 di Jabar. Bantuan senilai Rp 500 ribu itu terdiri dari Rp 150 bantuan tunai, dan sisanya bantuan sembako senilai Rp 350 ribu.

Gaji gubernur, wakil gubernur dan ASN di Pemprov Jabar pun dipotong secara proporsional untuk bantuan penanggulangan wabah. Walau pun pada akhirnya sempat menuai polemik, karena jumlah data penerima bantuan melebihi perkiraan, bansos yang ditolak penerima dan komponen bantuan seperti telur yang membusuk.

Di akhir bulan, Emil pun mengizinkan mengizinkan pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan karantina wilayah secara parsial (KWP). Kewenangan itu diberikan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 ke wilayah yang lebih luas.

Muncul Empat Klaster

Pada bulan Maret juga ditemukan empat klaster penyebaran COVID-19 di Jabar, diantaranya klaster Musda Hipmi Jabar di Karawang, Seminar Bisnis Syariah di Sentul Bogor, Persidangan Sinode Tahunan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di Kota Bogor, dan acara seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Hotel Asri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Mengantisipasi makin meluasnya COVID-19, Emil merangkul Polda Jabar untuk melacak keberadaan orang dalam pemantauan (ODP), sekaligus mengimbau agar ODP melaporkan diri secara proaktif untuk melakukan isolasi mandiri.

Sebagai catatan, tiga kepala daerah di Jabar pun terkonfirmasi positif pada bulan ini, di antaranya Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5