Geliat Bank Sampah Bogor di Tengah Pandemi Corona

M Solihin - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 15:50 WIB
Bank sampah di Bogor
Bank sampah di Bogor (Foto: M Solihin/detikcom).
Bogor -

Banyak cara yang bisa dilakukan warga untuk memenuhi kebutuhannya, terutama di musim pandemi. Salah satunya dengan cara menabung sampah dan menukarnya dengan uang.

Seiring waktu, keberadaan bank sampah terus diminati warga. Karena selain membantu perekonomian, keberadaan Bank Sampah juga dinilai efektif untuk mengedukasi masyarakat terkait sampah dan meningkatkan kepedulian lingkungan.

Salah satunya adalah Bank Sampah Ranggamekar yang berada di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Sejak awal berdiri, bank sampah ini menerima tabungan warga dalam bentuk sampah, baik organik maupun non organik.

"Sejak awal berdiri 2015 lalu, Alhamdulillah respons masyarakat cukup baik, mereka sangat antusias dengan keberadaan bank sampah. Karena kini warga tahu kalau sampah yang ada di sekitarnya itu sebenarnya punya nilai ekonomis," kata Ketua Bank Sampah Ranggamerkar, Kota Bogor saat berbincang dengan detikcom, Kamis (25/6/2020).

Heri menyebut, saat ini nasabah Bank Sampah Ranggamekar sudah berjumlah 600 orang. Nasabah-nasabah itu merupakan warga di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dan sekitarnya.

"Nasabahnya itu ya warga di Kelurahan Ranggamekar dan sekitarnya. Ada juga warga perumahan, pembantu-pembantu rumah tangga di perumahan, anak-anak SD juga ada," kata Heri.

"Di musim pandemi kaya sekarang, nasabah meningkat. Banyak nasabah baru," tambahnya.

Keberadaan Bank Sampah Ranggamekar, lanjut Heri, cukup membantu warga di musim pandemi ini. Karena sampah yang ditabung bisa diambil dalam bentuk uang untuk menutupi kebutuhan mereka.

"Kalau dibilang membantu ya memang sangat membantu ya saya kira. Mereka yang dulunya berjualan, tetapi kemudian lapaknya ditutup karena pandemi, sementara kebutuhan uang terus berjalan. Makanya banyak tuh bulan kemarin pas lebaran yang ambil tabungannya," cerita Heri.

Tonton juga video 'Guru Ini Biayai S2 dari Jual Sampah':


Selanjutnya
Halaman
1 2