PNS Cianjur Terancam Sanksi Gegara Bawa Pulang Pasien Corona

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 02 Apr 2020 18:22 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Cianjur -

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman bakal memberikan sanksi tegas kepada seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang turut serta dalam pemulangan paksa pasien terindikasi positif Corona dari RS Dharmais Jakarta. Pasien itu dibawa pulang ke kampung halamannya di Cianjur.

Herman mengaku sudah memerintahkan Kepala Dinas Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur untuk memeriksa PNS tersebut. "Akan diberikan sanksi. Ketika Pemkab sedang berupaya mencegah penyebaran Corona di Cianjur, PNS ini malah membawa keluarganya yang terindikasi positif ke Cianjur, tanpa langsung mengisolasi di rumah sakit," kata Herman kepada detikcom, Kamis (2/4/2020).

"Makanya akan ditindak, apalagi statusnya PNS," ucap Herman menambahkan.

Kepala BKPPD Kabupaten Cianjur Budi Rahayu Toyib menuturkan PNS yang bertugas di Puskesmas Sukamahi Cianjur tersebut akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Namun, lanjut Budi, pemanggilan menunggu PNS tersebut selesai masa inkubasi. Sebab, PNS itu patut diduga berinteraksi dengan pasien yang merupakan kakaknya.

"Diperiksa dulu kesehatannya. Kalau dipastikan negatif, maka langsung dipanggil untuk diperiksa. Kami akan kerja sama dengan Inspektorat Daerah," ujar Budi.

Selanjutnya
Halaman
1 2