Round-Up

Cerita Inses di Balik Aksi Keji Ibu Bunuh Anak Angkat di Sukabumi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Mar 2020 12:21 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi
Bandung -

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Sukabumi memvonis Sri Rahayu alias Yuyu terdakwa kasus pembunuhan anak angkat dan inses anak sendiri hukuman 13 tahun bui. Yuyu terbukti bersalah atas perbuatannya.

Kasus memilukan tersebut terjadi pada September 2019 lalu. Yuyu tega membunuh anak angkatnya NP (5) secara kejam dibantu dua anak laki-laki kandungnya yang masih berusia 16 dan 14 tahun.

Kasus ini terungkap saat warga heboh menemukan mayat anak perempuan di aliran Sungai Cimandiri, tepatnya di di Kampung Platar RT 02 RW 06 Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (22/9/2019). Polisi kemudian turun melakukan penyelidikan.

Dari penyelidikan yang dilakukan polisi melihat banyak kejanggalan di mayat korban, sehingga memutuskan untuk mengautopsinya. Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan, ditemukan fakta mencengangkan. Sebelum dibunuh, bocah malang itu terlebih dahulu diperkosa oleh dua kakak angkatnya yang tak lain anak kandung dari Sri Rahayu.

Ironisnya aksi pemerkosaan itu diketahui Sri Rahayu. Bahkan ibu durjana itu telah beberapa kali memerintahkan dua anaknya untuk memperkosa korban, sebelum kejadian naas tersebut.

Rentetan aksi biadab ini mengantar polisi pada sebuah fakta mencengangkan. Sri Rahayu dan dua putranya diketahui kerap melakukan hubungan seksual sedarah atau inses.

Hubungan inses itu terungkap bukan hanya dari pengakuan para pelaku. Polisi menemukan ceceran sperma saat menggeledah rumah kontrakan tiga pelaku pembunuhan bocah tersebut di Kampung Bojongloa, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Polisi menduga, hubungan inses antara ibu dan dua anak kandungnya itu berlangsung tidak hanya sekali. Berdasarkan pengakuan pelaku, sebelum peristiwa pembunuhan sadis kepada bocah itu, Sri Rahayu dan dua putra kandungnya sempat pesta seks inses. Bahkan usai pembunuhan, ibu bejat itu juga sempat melakukan inses dengan anak lelakinya yang berusia 16 tahun di samping mayat korban.

Ibu bejat itu akhirnya diseret ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia terbukti bersalah dan divonis hukuman 13 tahun penjara.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan ini digelar di PN Kota Sukabumi pada Kamis (12/3/2020). Sidang dipimpin Ketua majelis hakim Dhian Febriandari dengan dua anggota hakim yaitu Susi Pangaribuan dan Tri Handayani.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 13 tahun penjara," ucap hakim dalam kutipan persidangan yang diterima detikcom dari humas PN Kota Sukabumi Parulian Manik.

Tonton juga Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Delis oleh Ayah Kandung :

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)